Kampus Merdeka – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id Thu, 13 Mar 2025 13:23:41 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://ubharajaya.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-android-chrome-256x256-1-32x32.png Kampus Merdeka – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id 32 32 Cek Data Mahasiswa di PDDIKTI, Syarat Wajib untuk Ikut Program Kampus Merdeka! https://ubharajaya.ac.id/cek-data-mahasiswa-di-pddikti-syarat-wajib-untuk-ikut-program-kampus-merdeka/ Thu, 13 Mar 2025 01:27:54 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14729 Bekasi – Data Mahasiswa di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) menjadi hal penting. Apalagi data ini menjadi syarat wajib untuk mengikuti program Kampus Merdeka. 

Dilansir dari laman resmi pusat informasi kampus merdeka jika informasi pribadi dalam program Kampus Merdeka akan dihasilkan secara otomatis sesuai dengan data yang tercatat di PDDikti. Oleh karena itu, mahasiswa harus memastikan bahwa data di PDDikti telah sesuai dengan KTP tanpa ada perbedaan sekecil apa pun. Jika terdapat ketidaksesuaian, maka dapat memengaruhi data yang masuk ke sistem Kampus Merdeka dan berdampak pada pencairan dana biaya hidup bulanan Mahasiswa.

Cek Data Mahasiswa di PDDIKTI

Anda dapat melihat data Anda melalui situs resmi PDDikti di https://pddikti.kemdikbud.go.id/. Kamu bisa mencari nama perguruan tinggi tempat kamu berkuliah. Berikut caranya;

1. Akses situs https://pddikti.kemdikbud.go.id/

2. Cari nama perguruan tinggi Anda

3. Periksa kode perguruan tinggi (Kode PT)

Jika kode PT diawali dengan angka 00 hingga 16, perguruan tinggi Anda berada di bawah Kemendikbudristek. Contoh: 071097, 101038, 113002 Jika kode PT diawali dengan angka di atas 17, maka perguruan tinggi Anda bukan berada di bawah Kemendikbudristek. Contoh: 171234, 202015, 213551, 413001.

Baca Juga: Ramadhan di Kampus Ubhara Jaya, Mahasiswa Isi Aktivitas dengan Belajar Mengaji 

Jika data Nama Mahasiswa Tak Ditemukan?

Pastikan terlebih dahulu bahwa perguruan tinggi Anda berada di bawah Kemendikbudristek. Jika sudah, silakan hubungi sekretariat perguruan tinggi agar data Anda dapat ditambahkan ke dalam sistem PDDikti. Perubahan data di PDDikti biasanya diproses dalam waktu 14 hingga 30 hari kerja.

Baca Juga: Magang di Ditjen Dikti, Mahasiswa Ubhara Jaya Berbagi Pengalaman hingga Cerita Bertemu Wamen Stella Christie

Jika data PDDikti berbeda dengan KTP?

Jika ada kasus nama di KTP Atika Hapsari, tetapi di PDDikti tertulis Arika Hapsari, kamu harus memeriksa kembali nama, tanggal lahir, dan NIK yang terdaftar di sekretariat kampus, pastikan sesuai dengan KTP.

Jika terdapat kesalahan, kamu bisa hubungi sekretariat kampus untuk mengajukan perbaikan data di PDDikti. Tunggu 14 hingga 30 hari kerja, lalu lakukan “log out” dan “log in” untuk memastikan perubahan data sudah diperbarui di laman Kampus Merdeka. Jika datamu sudah terdaftar, maka syarat program Kampus Merdeka bisa kamu ikuti. 

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Ubhara Jaya Tandatangani Pakta Integritas Kolaborasi Perguruan Tinggi Pada Program PKM Kampus Merdeka-Smart Village https://ubharajaya.ac.id/ubhara-jaya-tandatangani-pakta-integritas-kolaborasi-perguruan-tinggi-pada-program-pkm-kampus-merdeka-smart-village/ Fri, 20 Dec 2024 08:44:12 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13886 Bekasi – Kepala Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (LLDikti) Wilayah 3 Jakarta Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc dan Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa) menandatangani Pakta Integritas Kolaborasi Perguruan Tinggi Pada Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kampus Merdeka-Smart Village, di Kampus II, Bekasi, Jumat (20/12/2024). Penandatangan ini juga diikuti oleh 41 kampus di lingkungan LLDikti Wilayah III Jakarta.   

Prof Bambang dalam sambutannya mengatakan konsep smart village ini dipandang sangat relevan dengan kondisi saat ini. Sejumlah kegiatan PKM ini bisa menjadi solusi inovatif untuk pembangunan desa.

“Seiring dengan kemajuan teknologi konsep smart village sangat relevan dan solusi inovatif untuk pembangunan desa yang lebih maju, mandiri dan berkelanjutan sustainability,” ujarnya.

Baca Juga: Kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi, Fakultas Psikologi Ubhara Jaya dan IRL Tandatangani MoA

Dalam hal ini, Ubhara Jaya berkolaborasi dengan LLdikti Wilayah III Jakarta, Universitas Bina Nusantara serta Universitas Indraprasta PGRI. Tim ini berkolaborasi untuk kegiatan PKM di Desa Ciputri di bidang Smart Economy. Diketahui jika program PKM Kampus Merdeka – Smart Village di Desa Ciputri berlangsung sejak bulan September sampai dengan Desember 2024. 

Diketahui jika kolaborasi program PKM ini terbagi di empat desa di Kabupaten Cianjur. Rinciannya yakni Desa Kademangan, Desa Ciherang, Desa Ciputri dan Desa Jamali. Sejumlah kampus ini berkolaborasi di lima bidang yaitu Smart Economy, Smart People, Smart Environment, Smart Goverment dan Smart Mobility. 

Baca Juga: Ubhara Jaya Merintis Kerja Sama Internasional dengan Universitas di Korea Selatan

Kepala LLDikti Wilayah III Jakarta Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc mengatakan program Smart Village ini bisa menjadi salah satu upaya strategis dalam membangun desa yang berbasis teknologi. Apalagi dalam hal ini semua pihak dari berbagai disiplin ilmu itu berkontribusi.

“Kolaborasi antar perguruan tinggi dan pemerintah daerah di dalam program ini tentunya adalah contoh yang sangat konkret dan juga sinergi yang bisa membawa manfaat buat masyarakat,” ucapnya.

]]>
Apa Itu Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Kampus Merdeka? https://ubharajaya.ac.id/apa-itu-program-magang-dan-studi-independen-bersertifikat-msib-kampus-merdeka/ Mon, 09 Dec 2024 06:50:22 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13794 Bekasi – Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Kampus Merdeka hadir sebagai peluang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan dan memperoleh pengalaman langsung di dunia industri. Program ini menjadi salah satu solusi praktis untuk menjembatani kesenjangan antara pendidikan tinggi dan dunia kerja.

Program yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ini fokus agar mahasiswa belajar langsung di dunia industri. Dilansir dari laman resmi Pusat Informasi Kampus Merdeka, dijelaskan jika program ini dibagi menjadi dua yakni program magang dan program studi independen.

Apa Itu Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB)?

Program Magang 

Program ini dirancang agar mahasiswa dapat bekerja secara langsung di organisasi mitra sebagai trainee dalam waktu yang telah ditentukan. Adapun karakteristik dari program ini adalah:

Baca Juga: Magang di Ditjen Dikti, Mahasiswa Ubhara Jaya Berbagi Pengalaman hingga Cerita Bertemu Wamen Stella Christie

1. Keterlibatan aktif mahasiswa berpartisipasi dalam aktivitas internal organisasi tempat magang.

2. Relevansi Ilmu yang didapat selama magang akan disesuaikan dengan kebutuhan industri.

3. Pendampingan Profesional, Mahasiswa akan mendapatkan pengetahuan melalui modul pembelajaran serta bimbingan dari mentor profesional.

4. Peluang Karier: Mahasiswa berpeluang menjadi Full Time Employee (FTE) setelah dinilai melalui performa selama program. Sertifikasi keterampilan industri juga memberikan nilai tambah bagi peserta program ini.

Baca Juga: 63 Mahasiswa Ubhara Jaya Lolos Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Batch 7

Program Studi Independen

Sementara itu, untuk program studi independen lebih berfokus pada pengembangan keterampilan melalui metode pembelajaran non-gelar yang relevan dengan dunia kerja. Program ini menawarkan kursus singkat seperti bootcamp, MOOC (Massive Open Online Course), dan metode lainnya.

Karakteristik Program Studi Independen Bersertifikat:

1. Kompetensi Spesifik: Mahasiswa mempelajari keterampilan praktis yang dibutuhkan di masa depan.

2. Kolaborasi: Peserta akan berinteraksi dengan pakar industri dan mempraktikkan kompetensi melalui proyek riil.

3. Pengembangan Soft Skills: Kurikulum program mencakup pengembangan keterampilan lunak yang relevan dengan bidang ilmu.

4. Bimbingan Profesional: Mahasiswa akan belajar melalui modul yang relevan dengan pendampingan mentor profesional.

5. Evaluasi dan Sertifikasi: Peserta yang berhasil lolos evaluasi akan mendapatkan sertifikat serta rekomendasi dari perusahaan mitra.

Saat ini, MSIB sudah masuk ke batch 7. Sementara untuk informasi batch 8 bisa anda pantau di laman Pusat Informasi Kampus Merdeka Kemendikbud.

Tim Media dan Publikasi 

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Mengenal Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Calon Maba Ubhara Jaya Wajib Tahu https://ubharajaya.ac.id/mengenal-merdeka-belajar-kampus-merdeka-mbkm-calon-maba-ubhara-jaya-wajib-tahu/ Thu, 15 Aug 2024 07:08:51 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=12234 Bekasi – Calon mahasiswa baru (maba) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) wajib mengenal apa itu Mereka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Program ini merupakan kebijakan yang diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). 

Disebutkan Kemendikbudristek jika program Kampus Merdeka tujuannya memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk mengeksplorasi berbagai bidang studi dan kegiatan di luar kampus. Melalui kebijakan ini, mahasiswa diberi hak untuk mengambil mata kuliah di luar program studi selama satu semester serta mengikuti kegiatan di luar perguruan tinggi selama dua semester. 

Perguruan tinggi juga diberi wewenang untuk menyediakan kegiatan Kampus Merdeka yang sesuai dengan kebutuhan dan minat mahasiswa mereka.

Baca Juga: Mahasiswa Ubhara Jaya Suci Rahmadhania Berbagi Kisah Sukses Raih Gelar Best Intern di MSIB Batch 6

Berikut adalah beberapa jenis kegiatan yang tersedia dalam program Kampus Merdeka:

1. Magang Bersertifikat

2. Studi Independen

3. Kampus Mengajar

4. Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA)

5. Pertukaran Mahasiswa Merdeka

6. Membangun Desa (KKN Tematik)

7. Proyek Kemanusiaan

8. Riset atau Penelitian

9. Wirausaha

Partisipasi dalam kegiatan-kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri untuk karir di masa depan. Mahasiswa dapat terus memantau perubahan di dunia luar kampus dan mendapatkan kesempatan untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari dalam konteks nyata.

Mengapa Mahasiswa Perlu Mengikuti Program Kampus Merdeka?

1. Pengalaman Praktik di Lapangan: Kegiatan praktik yang dilakukan dapat dikonversi menjadi SKS.

2. Eksplorasi Pengetahuan dan Kemampuan: Mahasiswa dapat mengeksplorasi pengetahuan dan keterampilan di lapangan selama lebih dari satu semester.

3. Belajar dan Memperluas Jaringan: Program ini memungkinkan mahasiswa untuk belajar dari mitra berkualitas dan memperluas jaringan di luar program studi atau kampus asal.

Mahasiswa Bisa Daftar lebih dari satu program Kampus Merdeka dalam periode yang sama?

Mahasiswa diperbolehkan mendaftar lebih dari satu program dalam periode yang sama. Namun, mahasiswa hanya dapat memilih atau aktif dalam satu program saja dalam periode tersebut.

Baca Juga: Belmawa dan Ubhara Jaya Gelar Bimtek Penerimaan Bantuan Akselerasi Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran

Apakah ada batas maksimal untuk mahasiswa yang lolos dan aktif mengikuti kegiatan dalam program Kampus Merdeka?

Berikut adalah ketentuan maksimal untuk aktif terdaftar dalam program Kampus Merdeka:

– Magang Bersertifikat dan Studi Independen (MSIB): Maksimal dua kali (dua angkatan).

– Kampus Mengajar: Maksimal satu kali (satu angkatan).

– Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM): Maksimal satu kali (satu angkatan).

Program Kampus Merdeka diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja, membangun jejaring profesional, dan mendapatkan pengalaman praktis yang berharga. 

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) terus mendukung program MBKM tersebut. Sejumlah mahasiswa Ubhara Jaya telah mengikuti kegiatan MSIB. Tak hanya itu, mahasiswa Ubhara Jaya juga ikut berkontribusi di program Membangun Desa (KKN Tematik) hingga program Wirausaha. Nah calon mahasiswa yang sudah bergabung di Ubhara Jaya bisa memanfaatkan program ini.

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>