KKN PMD – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id Wed, 16 Jul 2025 04:40:00 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://ubharajaya.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-android-chrome-256x256-1-32x32.png KKN PMD – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id 32 32 Tingkatkan Empati Remaja, Mahasiswa Psikologi UBJ Gelar Sosialisasi Bahayanya Dampak Bullying di Desa Sriamur https://ubharajaya.ac.id/tingkatkan-empati-remaja-mahasiswa-psikologi-ubj-gelar-sosialisasi-bahayanya-dampak-bullying-di-desa-sriamur/ Wed, 16 Jul 2025 04:31:46 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=15896 Bekasi – Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Dampak Bullying terhadap Korban dan Pelaku.” Kegiatan yang berlangsung di Aula Karang Taruna, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Bekasi, ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) KKN Membangun Desa serta perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Bullying masih menjadi isu yang krusial di kalangan remaja, terutama di masa transisi yang penuh dinamika emosional. Fenomena ini tidak hanya terjadi di lingkungan sekolah, tetapi ironisnya juga dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. Tindakan bullying seringkali tersembunyi di balik bentuk candaan, padahal secara psikologis dan fisik berdampak buruk bagi korban.

Baca Juga: Penguatan Kesadaran Hukum Masyarakat Desa melalui Sosialisasi Hukum Lingkungan dan Kenakalan Remaja oleh Mahasiswa UBJ

Sosialisasi ini dihadiri oleh 15 orang pemuda setempat. Tim Fakultas Psikologi UBJ menjelaskan berbagai bentuk bullying seperti bullying fisik (memukul, menendang, menjambak), verbal (ejekan, hinaan), relasional (pengucilan, penyebaran rumor), hingga cyberbullying yang terjadi di dunia maya.

Pada kegiatan ini, peserta diedukasi tentang risiko yang ditimbulkan oleh tindakan bullying, baik bagi korban maupun pelaku. Korban bullying berisiko mengalami gangguan psikologis seperti stres, depresi, gangguan tidur, bahkan dorongan untuk bunuh diri. Tidak hanya itu, bullying juga berdampak pada aspek fisik dan prestasi akademik korban. Salah satu temuan menarik dari sesi diskusi di sosialisasi ini adalah kesadaran dari para peserta bahwa bullying kerap dilakukan oleh orang terdekat, bahkan dalam lingkup keluarga. Banyak peserta menyadari bahwa perilaku bercanda yang berlebihan, tanpa disadari, sudah termasuk tindakan bullying.

Pencegahan bullying dapat dilakukan melalui peningkatan kesadaran diri, penguatan nilai moral dan empati, serta edukasi dini terhadap dampaknya. Menurut narasumber, langkah pertama adalah mengenali batas-batas dalam berinteraksi sosial, memilih lingkungan yang positif, dan mendukung terciptanya ruang yang aman bagi semua individu.

Baca Juga: KKN Mahasiswa Psikologi Ubhara Jaya Beri Motivasi Anak di Bantargebang lewat Program Konseling

Sosialisasi ini diharapkan berdampak untuk generasi muda, khususnya remaja Desa Sriamur, agar memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bullying dan mampu berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat, suportif, dan bebas dari kekerasan. Program ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa UBJ dalam menjalankan peran pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini sudah dipublikasikan ke jurnal dengan judul “Sosialisasi Dampak Bullying terhadap Korban dan Pelaku,” dan bisa diakses melalui link berikut: https://www.researchgate.net/profile/RijalAbdillah/publication/388769886_Sosialisasi_Dampak_Bullying_Terhadap_Korban_dan_Pelaku/links/67a59211461fb56424ccab81/Sosialisasi-Dampak-Bullying-Terhadap-Korban-dan-Pelaku.pdf

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas UBJ: +62 878-4162-4810

]]>
Mahasiswa Hukum Ubhara Jaya Edukasi Siswa SMK di Babelan tentang Bahaya Narkoba https://ubharajaya.ac.id/mahasiswa-hukum-ubhara-jaya-edukasi-siswa-smk-di-babelan-tentang-bahaya-narkoba/ Fri, 10 Jan 2025 07:03:32 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14016 Bekasi – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) mengedukasi sejumlah siswa di SMK Segara Wiyata, Desa Babelan Kota, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini merupakan bagian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan oleh Kelompok 12. 

Kelompok ini terdiri atas Muhamad  Rafli  Azhari  Suwarga, Listio  Damar  Cokro  Supriyanto, Muhammad  Malik  Al’Amr, Syaripudin,Endang  Sulastri  Ningsih,Tiara Haryani, Elfrido Reliano Siagian danNadia Rasmara. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 28 Mei 2024 ini sudah dibuat laporannya dalam bentuk jurnal pengabdian masyarakat dengan judul “Penyuluhan Bahaya Narkoba Berdasarkan Undang-Undang No.35 Tahun 2009 di Desa Babelan Kota, Kabupaten Bekasi”. Jurnal ini terdaftar di Abdi Bhara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 3, Nomor 1 Juni 2024, PP.66-75DOI :https://doi.org/10.31599/pfbkj792. 

Dalam jurnal ini dijelaskan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya, merupakan zat yang berpotensi menurunkan kesadaran dan menyebabkan ketergantungan. Berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (UU Narkotika), penyalahgunaan narkotika dikategorikan berdasarkan golongan, jenis, dan jumlah, dengan sanksi yang bervariasi. Misalnya, penyalahguna Narkotika Golongan I dapat dikenai pidana penjara maksimal 4 tahun.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ubhara Jaya Edukasi Perpajakan pada Gen Z

Selain itu, psikotropika dibagi menjadi empat golongan dengan efek psikoaktif yang berbeda-beda, seperti Ekstasi (Golongan I) yang digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan, hingga Diazepam (Golongan IV) yang digunakan untuk terapi medis.

Untuk memperjelas pembahasan soal narkoba berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (UU Narkotika, kelompok KKN ini pun menghadirkan Dr. Drs Ali Johardi Wirogioto, S.H., M.H., sebagai pemateri. Dr Ali dalam hal ini menjelaskan tentang jenis-jenis narkotika, efek buruk penyalahgunaan, dan sanksi hukumnya. 

Baca Juga: KKN Tematik Mahasiswa Ubhara Jaya Dapat Respons Positif Warga Babelan

Proses penyuluhan mencakup presentasi, diskusi, dan sesi tanya jawab yang interaktif. Para pelajar SMK Segara Wiyata tampak antusias dalam mengikuti penyuluhan ini, mengajukan pertanyaan tentang bahaya narkoba serta konsekuensi hukum bagi penyalahguna.

Melalui analisis situasi, teridentifikasi bahwa kurangnya pengetahuan siswa tentang narkotika dan hukum yang berlaku menjadi isu utama. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini yakni penyuluhan hukum yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman para siswa tentang bahaya narkoba dan cara pencegahannya.

Disimpulkan jika penyuluhan ini merupakan upaya preventif untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. Dengan edukasi yang komprehensif, diharapkan para pelajar dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan berintegritas.

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
KKN PMD Mahasiswa Ubhara Jaya Ajarkan Pelaku UKM di Subang Jual Keripik Secara Online https://ubharajaya.ac.id/kkn-pmd-mahasiswa-ubhara-jaya-ajarkan-pelaku-ukm-di-subang-jual-keripik-secara-online/ Mon, 01 Jul 2024 06:26:58 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=10843 Bekasi – Kelompok Kerja Nyata (KKN) Proyek Membangun Desa (PMD) mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikas (Fikom), Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) melaksanakan tugas di Desa Cigadog, Kelurahan Cigadog, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar). Kelompok yang terdiri atas 11 orang ini pun mengajarkan pelaku usaha kecil menengah (UKM) menjual produknya secara online. 

Salah satu mahasiswa Fikom semester 6, Ananda Putri Anggraeni mengatakan, selama kurang lebih 2 bulan, timnya melaksanakan sejumlah program kerja. Namun, salah satu yang paling berkesan menurutnya yakni saat mengajarkan UKM produksi keripik pisang dengan menjual dagangannya di marketplace. 

Dia pun menjelaskan, pelaku usaha ini juga belum sepenuhnya melek teknologi. Sehingga timnya harus mengajarkan semua tahapan menjual di salah satu akun marketplace. 

“Kami waktu itu membuat program marketing dengan online shop. Kebetulan di sana itu ada UKM yang jual keripik pisang. Kami buatkan akun Shopee sama akun Instagramnya. Jadi kita ngajarin bagaimana promosi lewat online,” ucap mahasiswa yang akrab disapa Nanda ini.

Baca Juga: Terjun Ke Desa, Mahasiswa KKN Ubhara Jaya Canangkan Program One Village One Product Dan One Innovation

Nanda menuturkan, saat itu timnya hendak memasarkan buah manggis dan rambutan. Namun, kedua buah itu sedang tidak panen sehingga beralih ke keripik pisang.

Uniknya, UKM keripik pisang desa ini sebelumnya lebih banyak memanfaatkan promosi secara langsung ke calon pembeli lewat sang anak. Tak jarang pembeli itu membeli ulang kripik itu untuk buah tangan.

“Promosinya dari anaknya (pemilik usaha keripik). Anaknya itu kan kerja di luar Subang jadi dia suka bawa buat ditawari ke teman-temannya,” katanya.

Mahasiswa KKN PMB Fakultas Fikom Ubhara Jaya saat mengajarkan pemasaran produk keripik secara online

Meski tergolong laris, namun Nanda dan timnya melihat jika produk ini membutuhkan tampilan dan promosi lebih masif dengan media online. Dari pemikiran tersebut, tim pun membuat stiker untuk tampilan.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Ubhara Jaya Gaungkan Program Kerja Zero New Stunting Di Sumedang

“Semua kami ajarkan. Desain stiker buat kata-kata promo di kripiknya juga kami buatkan,” katanya.

Dia juga menjelaskan selain mengajarkan masyarakat sekitar soal pemasaran digital, timnya juga mengadakan program sosialisasi listrik hingga pengecatan lapangan volly. Mereka juga terjun ke area persawahan.

Diketahui jika KKN PMD adalah program pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan oleh mahasiswa sebagai bagian dari kurikulum pendidikan tinggi di Indonesia. 

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>