LLDikti Wilayah III Jakarta – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id Thu, 18 Jun 2026 05:10:23 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://ubharajaya.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-android-chrome-256x256-1-32x32.png LLDikti Wilayah III Jakarta – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id 32 32 Ubhara Jaya Ikuti Rapat Koordinasi Humas LLDIKTI Wilayah III Tahun 2026 https://ubharajaya.ac.id/ubhara-jaya-ikuti-rapat-koordinasi-humas-lldikti-wilayah-iii-tahun-2026/ Thu, 18 Jun 2026 05:10:03 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=17905 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Humas LLDIKTI Wilayah III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III di Aula dr. Syafri Guricci, Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ciputat Timur, Tangerang Selatan, pada Rabu (17/6/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan humas dari berbagai perguruan tinggi swasta di lingkungan LLDIKTI Wilayah III sebagai wadah koordinasi, penguatan jejaring, serta peningkatan kapasitas pengelolaan komunikasi publik di perguruan tinggi. Ubhara Jaya hadir diwakili oleh Yudhistira A. Poetra, S.I.Kom., M.I.Kom., selaku Kepala Biro Humas Ubhara Jaya.

Rakor dibuka oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa humas memiliki posisi strategis sebagai wajah dan cerminan sebuah perguruan tinggi. Menurutnya, kualitas komunikasi yang dibangun oleh humas akan sangat memengaruhi persepsi publik terhadap institusi.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., menyampaikan bahwa humas merupakan pemegang peran penting dalam mendukung kemajuan perguruan tinggi. Ia menekankan bahwa setiap satuan humas perlu memahami kebutuhan dan harapan publik agar komunikasi yang dibangun dapat berjalan efektif serta memberikan dampak positif bagi institusi.

Selain menjadi ajang silaturahmi antarinsan kehumasan perguruan tinggi, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai materi strategis yang relevan dengan tantangan komunikasi di era digital. Salah satu sesi utama membahas Strategi Manajemen Krisis Komunikasi di Era Digital serta Praktik Baik Manajemen Krisis Komunikasi di Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Materi pertama disampaikan oleh Dinna Handini, S.Sos., M.I.Kom., Ketua Tim Publikasi dan Dokumentasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Dalam paparannya, ia menyoroti pentingnya komunikasi dalam manajemen krisis di era digital yang ditandai dengan penyebaran informasi yang sangat cepat. Menurutnya, untuk menjaga reputasi institusi, diperlukan komunikasi yang cepat, akurat, transparan, dan empatik dalam merespons berbagai isu yang berkembang di ruang publik.

Materi berikutnya disampaikan oleh Sofia Hasna, M.A., Kepala Bagian Humas UMJ, yang berbagi pengalaman mengenai praktik penanganan isu dan krisis komunikasi di perguruan tinggi swasta. Ia mengibaratkan isu sebagai api yang sewaktu-waktu dapat berkembang menjadi krisis, sedangkan humas berperan layaknya petugas pemadam kebakaran yang harus selalu siap merespons dan mengendalikan situasi agar tidak berdampak lebih luas terhadap reputasi institusi.

Sementara itu, Emilya Setyaningtyas, M.I.Kom., IAPR, Head of Communication Reputation Department LSPR Institute of Communication and Business, menjelaskan praktik baik pengelolaan krisis komunikasi melalui media sosial. Ia menekankan pentingnya respons yang cepat dan tepat terhadap berbagai bentuk masukan, kritik, maupun keluhan dari masyarakat dan sivitas akademika. Menurutnya, kemampuan institusi dalam mengelola interaksi dengan publik menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan dan reputasi jangka panjang.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas peserta, Rakor juga menghadirkan sesi Simulasi Respons Krisis dan Diskusi Kelompok. Dalam sesi ini, seluruh peserta diminta menyusun strategi komunikasi krisis berdasarkan dua studi kasus, yaitu terkait isu kekerasan seksual dan perundungan di lingkungan kampus. Melalui simulasi tersebut, peserta berlatih merancang langkah komunikasi yang cepat, tepat, dan terukur dalam menghadapi situasi krisis yang berpotensi memengaruhi reputasi institusi.

Materi strategis lainnya disampaikan oleh Doddy Zulkifli Indra Atmaja, S.I.Kom., M.Si., Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Kemdiktisaintek, dengan tema “Reputasi Berkelanjutan melalui Arah Komunikasi dan Stakeholders Engagement.” Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa publikasi dan dokumentasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana produksi informasi, tetapi juga merupakan instrumen utama dalam membangun engagement yang secara langsung memengaruhi persepsi, kepercayaan, dan reputasi keberlanjutan suatu institusi.

Ia juga menyoroti pentingnya hubungan yang baik antara perguruan tinggi dan media massa dalam membangun reputasi yang kuat dan berkelanjutan. Salah satu poin utama yang disampaikan adalah perlunya transformasi peran humas dari sekadar berorientasi pada output atau jumlah publikasi, menuju outcome yang menghasilkan dampak nyata bagi citra dan reputasi institusi.

Pada akhir kegiatan, peserta memperoleh sosialisasi mengenai Anugerah Humas Diktisaintek (AHD) 2026, ajang penghargaan kehumasan yang diselenggarakan oleh Kemdiktisaintek. Untuk kategori perguruan tinggi swasta, terdapat dua kategori penilaian yang akan diperlombakan, yaitu Laman (Website) serta Media Sosial Instagram dan TikTok.

Keikutsertaan Ubhara Jaya dalam Rakor Humas LLDIKTI Wilayah III Tahun 2026 merupakan bagian dari komitmen universitas untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan komunikasi publik, memperkuat reputasi institusi, serta membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui forum ini, Ubhara Jaya memperoleh wawasan, strategi, dan praktik terbaik dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital yang semakin dinamis. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam pengembangan publikasi, dokumentasi, pengelolaan media sosial, serta pelayanan informasi yang lebih efektif guna mendukung peningkatan reputasi dan daya saing universitas.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus berkembang, Ubhara Jaya berkomitmen untuk menghadirkan informasi yang akurat, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi yang dimiliki, sekaligus mendukung program-program peningkatan mutu pendidikan tinggi yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui LLDIKTI Wilayah III.

]]>
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Jadi Tuan Rumah Bimbingan Teknis Percepatan Karier Dosen Menuju Jabatan Akademik Asisten Ahli hingga Lektor https://ubharajaya.ac.id/universitas-bhayangkara-jakarta-raya-jadi-tuan-rumah-bimbingan-teknis-percepatan-karier-dosen-menuju-jabatan-akademik-asisten-ahli-hingga-lektor/ Thu, 11 Jun 2026 10:03:12 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=17878 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menjadi tuan rumah kegiatan Bimbingan Teknis Percepatan Karier Dosen Menuju Jabatan Akademik Asisten Ahli hingga Lektor dalam Rangka Peningkatan Mutu dan Pencapaian Indikator Kinerja Utama LLDIKTI Wilayah III Jakarta yang berlangsung di Auditorium Grha Tanoto, Kampus II Ubhara Jaya Bekasi, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Jakarta ini diikuti oleh dosen dari berbagai perguruan tinggi swasta di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Bimbingan teknis tersebut bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai strategi percepatan jenjang karier akademik dosen, khususnya dalam pengajuan jabatan fungsional dari Asisten Ahli menuju Lektor sesuai regulasi terbaru yang ditetapkan pemerintah.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Irjen. Pol. (Purn.) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim. (HC). Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan komitmen Ubhara Jaya untuk terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan tinggi melalui berbagai program pengembangan kompetensi akademik dosen.

Setelah pembukaan, peserta memperoleh arahan dari Kepala LLDIKTI Wilayah III Jakarta mengenai pentingnya peningkatan jabatan akademik dosen sebagai bagian dari upaya penguatan kualitas perguruan tinggi dan pencapaian indikator kinerja utama sektor pendidikan tinggi.

Pada sesi utama, peserta mendapatkan pemaparan mengenai Strategi Percepatan Jabatan Akademik Dosen Asisten Ahli-Lektor (Implementasi Syarat Pengusulan JAD Berdasarkan Kemendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2026) yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., IPU., ASEAN Eng, Guru Besar Universitas Prasetiya Mulya. Dalam paparannya, Prof. Agustinus menjelaskan berbagai strategi yang dapat dilakukan dosen untuk memenuhi persyaratan jabatan akademik secara efektif, termasuk pemenuhan unsur tridarma perguruan tinggi dan pemahaman terhadap regulasi terbaru.

Pada sesi berikutnya, peserta memperoleh pendampingan teknis terkait Alur dan Teknis Pengusulan Jabatan Akademik Dosen berdasarkan Kemendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2026 melalui laman SISTER dan ELKITE yang disampaikan oleh Tim Pengembang Universitas Bina Sarana Informatika dengan narasumber Prita Ekasari, S.T., M.MSI. Sesi ini memberikan pemahaman praktis mengenai prosedur administrasi dan mekanisme pengajuan jabatan akademik secara digital.

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai Tata Cara Pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) sebagai Salah Satu Syarat Pengusulan Kenaikan Jabatan Akademik Dosen, yang disampaikan oleh Ahmad Fauzi Rohman. Materi tersebut melengkapi pemahaman peserta mengenai keterkaitan antara capaian kinerja dosen dengan proses pengusulan jabatan akademik.

Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga memberikan ruang diskusi dan tanya jawab pada setiap sesi sehingga peserta dapat memperoleh solusi atas berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pengajuan jabatan akademik.

Sebagai tuan rumah, Ubhara Jaya melibatkan unsur pimpinan, tenaga kependidikan, dosen, serta berbagai unit kerja dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan aktif sivitas akademika Ubhara Jaya mencerminkan komitmen institusi dalam berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi nasional.

Melalui penyelenggaraan bimbingan teknis ini, diharapkan semakin banyak dosen perguruan tinggi swasta yang mampu meningkatkan jabatan fungsional akademiknya secara tepat, berkelanjutan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, kualitas pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan guna menghasilkan dampak yang lebih luas bagi kemajuan bangsa dan penguatan daya saing pendidikan tinggi Indonesia.

]]>
LLDIKTI Wilayah III Perkuat Pelaporan Data Kemahasiswaan Melalui Bimbingan Teknis SIMKATMAWA 2026 https://ubharajaya.ac.id/lldikti-wilayah-iii-perkuat-pelaporan-data-kemahasiswaan-melalui-bimbingan-teknis-simkatmawa-2026/ Wed, 08 Apr 2026 09:42:07 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=17458 Bekasi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Pelaporan Data Kemahasiswaan melalui SIMKATMAWA 2026. Acara yang berlangsung di Auditorium Universitas Bhayangkara Jakarta Raya pada (08/04/2026) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaporan data serta pencapaian Indikator Kerja Utama (IKU) bagi perguruan tinggi di lingkungan Wilayah III.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Rektor Ubhara Jaya, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim (HC), selaku tuan rumah. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi anta-lembaga dalam meningkatkan prestasi mahasiswa di tingkat nasional.

Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Tambunan, S.E., M.A., dalam arahannya yang disampaikan oleh Kepala Bagian Umum, Tri Munanto, S.E., M.Ak., menyoroti bahwa pelaporan data yang akurat melalui Sistem Informasi Manajemen Katmawa (SIMKATMAWA) merupakan kunci utama dalam memetakan prestasi dan evaluasi kinerja kemahasiswaan.

Bimbingan teknis ini menghadirkan para pakar sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman mendalam bagi para pengelola kemahasiswaan.

Alamul Huda dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, memaparkan korelasi antara SIMKATMAWA dengan pencapaian IKU 2 (Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus) dan IKU 3 (Dosen Berkegiatan di Luar Kampus). Alamul Huda menekankan bahwa SIMKATMAWA bukan sekadar platform pelaporan, melainkan alat transformasi untuk membentuk mahasiswa yang unggul, memiliki karakter kepemimpinan, dan peka terhadap isu sosial. Pada tahun 2026, penilaian akan difokuskan pada empat pilar utama: Manajemen Institusi (15%), Prestasi Kemdiktisaintek (45%), Kompetisi Mandiri (25%), dan Rekognisi Non-Kompetisi (15%). Perguruan tinggi didorong untuk tidak hanya mengejar prestasi lomba, tetapi juga memastikan tata kelola organisasi mahasiswa (Ormawa) berjalan secara inklusif, sehat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Dr. Ruddy J. Suhatril, S.Kom., M.Sc., M.I.Kom yang merupakan Tim Pakar dan Reviewer SIMKATMAWA, beliau memandu sesi simulasi pelaporan guna meminimalisir kesalahan teknis dalam sistem. Dr. Ruddy menekankan bahwa akurasi data dan pemahaman terhadap algoritma sistem adalah kunci agar seluruh capaian prestasi mahasiswa dapat terekam secara optimal dan mendapatkan validasi maksimal dari tim reviewer pusat.

Muhammad Husni Mubarak Lubis, S.T., MS yang merupakan Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Pertamina, beliau berbagi strategi sukses dalam meraih predikat “Unggul” pada SIMKATMAWA 2025 sebagai inspirasi bagi perguruan tinggi lain. Melengkapi paparan tersebut, Ir. M. Husni Mubarak Lubis, MS, membagikan keberhasilan Universitas Pertamina dalam meraih predikat “Unggul” melalui manajemen kemahasiswaan yang terintegrasi. Beliau menjelaskan strategi “Push and Pull” atau dorongan dan tarikan. Strategi ini mencakup pemberian insentif pembinaan, subsidi biaya lomba, hingga pengakuan prestasi mahasiswa ke dalam kredit SKS. Hasilnya, terjadi lonjakan prestasi hingga 250% dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Fokus utama ke depan adalah memperkuat tracer study, inkubasi bisnis mahasiswa, dan memperluas jaringan melalui student chapters internasional.

Bimtek ini menggarisbawahi bahwa kunci sukses dalam SIMKATMAWA 2026 terletak pada sinergi antara regulasi kampus yang kuat, pendanaan internal yang terencana, serta pendampingan dosen yang konsisten. Dengan tata kelola yang baik, perguruan tinggi diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di dunia kerja global. Dari terlaksananya BIMTEK ini pula, diharapkan seluruh Perguruan Tinggi di bawah naungan LLDIKTI Wilayah III mampu melakukan pelaporan secara tepat waktu dan akurat, sehingga jejak prestasi mahasiswa di Jakarta dan sekitarnya dapat terekam dengan maksimal.

Kontak Resmi:
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas: +62 878-4162-4810

]]>
PEMBERITAHUAN PEMELIHARAAN DOMAIN LAYANAN LLDIKTI WILAYAH III https://ubharajaya.ac.id/pemberitahuan-pemeliharaan-domain-layanan-lldikti-wilayah-iii/ Tue, 06 Jan 2026 08:23:35 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=17081 Yth. Para Pemangku Kepentingan

di Lingkungan LLDikti Wilayah III

Sehubungan dengan Surat Kepala LLDikti Wilayah III Nomor: 7105/LL3/HM.02.02/2025 tanggal 28 Desember 2025 perihal Pengalihan Layanan Publik dan Penyesuaian Sistem Kerja, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

1) Pengajuan Layanan Publik Digital dan laman utama LLDikti Wilayah III saat ini telah dapat diakses kembali dengan peralihan domain sebagaimana tertera pada surat terlampir.

2) Kami sampaikan pula bahwa pengalihan pengajuan layanan publik yang sebelumnya dilakukan melalui Google Form pada tautan https://s.id/AjuanULTSementaraLL3 sudah tidak berlaku sejak tanggal surat ini.

3) Adapun layanan publik digital lainnya yang saat ini masih dalam proses penyesuaian, kami mohon kepada Para Pemangku Kepentingan untuk menunggu informasi lebih lanjut yang akan kami sampaikan melalui laman resmi serta media sosial LLDikti Wilayah III.

Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan. LLDikti Wilayah III tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan publik yang optimal kepada seluruh pengguna layanan.

Unduh surat resmi melalui tautan di bawah ini.

PDF Surat Ajuan Layanan Publik

Kontak Resmi:

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Call Center Humas: +62 878-4162-4810

]]>
Ubhara Jaya Dukung Aksi Kemanusiaan LLDikti Wilayah III melalui Bantuan untuk Bencana di Sumatera https://ubharajaya.ac.id/ubhara-jaya-dukung-aksi-kemanusiaan-lldikti-wilayah-iii-melalui-bantuan-untuk-bencana-di-sumatera/ Thu, 18 Dec 2025 14:06:59 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16998 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menunjukan kepedulian sosial dengan berpartisipasi dalam kegiatan penggalangan dana kemanusiaan yang diinisiasi oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III. Kegiatan bertajuk “Bantuan untuk Sumatera” ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera.

Baca Juga: Wujud Komitmen Mutu: Ubhara Jaya Terima Lima Apresiasi dalam RAKORDA 2025 LLDIKTI Wilayah III

Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan selama periode 10 – 16 Desember 2025 dengan melibatkan berbagai perguruan tinggi di lingkup LLDikti Wilayah III dan masyarakat umum. Berdasarkan informasi yang dihimpun, total dana yang berhasil terkumpul mencapai Rp.615.784.808. Donasi tersebut berasal dari kontribusi 53 instansi dan perguruan tinggi, serta 65 donatur perorangan yang secara sukarela memberikan bantuan terbaiknya. Capaian ini mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sivitas akademika serta masyarakat dalam merespons situasi darurat kemanusiaan.

Keterlibatan Ubhara Jaya dalam penggalangan bantuan tersebut sebagai wujud nyata komitmen institusi dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. Partisipasi aktif ini menjadi bagian dari kontribusi kolektif perguruan tinggi di bawah koordinasi LLDikti Wilayah III dalam mendukung upaya meringankan beban para korban terdampak di Sumatera.

LLDikti Wilayah III dalam unggahan resmi pada akun instagramnya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas atensi serta dukungan yang telah diberikan oleh seluruh pihak. Diharapkan, bantuan yang terkumpul dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu pemulihan kondisi para korban serta menjadi ladang amal bagi seluruh donatur.

Baca Juga: Penguatan Mutu Siaran Pers: Ubhara Jaya Ambil Peran dalam Lokakarya Kampus Bicara LLDIKTI Wilayah III

Melalui aksi kemanusiaan ini, peran perguruan tinggi, termasuk Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, kembali mempertegas posisinya sebagai agen kepedulian sosial yang responsif dan berkontribusi aktif dalam upaya penanganan persoalan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Kontak Resmi:
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas: +62 878-4162-4810

]]>
Penguatan Mutu Siaran Pers: Ubhara Jaya Ambil Peran dalam Lokakarya Kampus Bicara LLDIKTI Wilayah III https://ubharajaya.ac.id/penguatan-mutu-siaran-pers-ubhara-jaya-ambil-peran-dalam-lokakarya-kampus-bicara-lldikti-wilayah-iii/ Tue, 02 Dec 2025 11:46:30 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16915 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) berpartisipasi dalam kegiatan Kampus Bicara: Lokakarya Peningkatan Mutu Siaran Pers yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III pada Selasa (02/12/2025) bertempat di Universitas Tarumanagara (UNTAR), Jakarta Barat. Kegiatan yang diikuti oleh 84 perguruan tinggi swasta ini menjadi momentum penting bagi Ubhara Jaya untuk memperkuat peran kehumasan dalam mendukung citra dan reputasi institusi.

Lokakarya ini menghadirkan berbagai materi strategis mengenai teknik penulisan siaran pers yang efektif, etika publikasi, hingga strategi membangun hubungan harmonis dengan media massa.

Baca Juga: Wujud Komitmen Mutu: Ubhara Jaya Terima Lima Apresiasi dalam RAKORDA 2025 LLDIKTI Wilayah III

Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah III, Tri Munanto, S.E., M.Ak, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen LLDikti dalam meningkatkan mutu kehumasan perguruan tinggi. Program ini sejalan dengan arah kebijakan Kemendikti Saintek yang menekankan publikasi yang berdampak, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sebagai peserta, Ubhara Jaya memandang kegiatan ini sebagai kesempatan berharga untuk memperkuat kapasitas teknis humas, sekaligus memperluas jejaring komunikasi dengan humas PTS lainnya di lingkup LLDikti III. Melalui lokakarya ini, Ubhara Jaya memperoleh insight baru terkait:

  • Teknik penyusunan siaran pers yang lebih efektif dan berorientasi publik
  • Strategi memperkuat hubungan dengan media sebagai mitra penyampai informasi
  • Standar etika komunikasi publik yang profesional dan akuntabel
  • Cara membangun narasi kampus yang kuat untuk meningkatkan visibilitas dan reputasi institusi

Selain mendapatkan materi, perwakilan tim Humas Ubhara Jaya juga berkesempatan untuk melakukan review langsung terhadap draft siaran pers yang dibimbing oleh narasumber berpengalaman, sehingga hasil pembelajaran dapat diterapkan secara praktis dalam kegiatan publikasi kampus.

Baca Juga: UBJ Kembali Mendapat Kehormatan Menjadi Perangkat Upacara di LLDIKTI Wilayah III

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Humas Ubhara Jaya menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik, memperkuat citra kampus, serta memastikan bahwa berbagai prestasi dan kontribusi sivitas akademika dapat tersampaikan kepada masyarakat secara tepat, cepat, dan kredibel.

Ubhara Jaya percaya bahwa publikasi yang baik bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun kepercayaan, kolaborasi, serta memperkuat posisi kampus sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing.

Kontak Resmi:
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas: +62 878-4162-4810

]]>
Wujud Komitmen Mutu: Ubhara Jaya Terima Lima Apresiasi dalam RAKORDA 2025 LLDIKTI Wilayah III https://ubharajaya.ac.id/wujud-komitmen-mutu-ubhara-jaya-terima-lima-apresiasi-dalam-rakorda-2025-lldikti-wilayah-iii/ Thu, 27 Nov 2025 09:36:17 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16888 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam forum akademik regional melalui partisipasinya pada Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) LLDIKTI Wilayah III Tahun 2025. Acara ini bertempat di Universitas MNC, iNews Tower Lantai 14, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/11/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III (LLDIKTI III) ini merupakan agenda strategis dalam upaya peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi. Dengan mengusung tema “Melangkah dalam Sinergi: Kolaborasi Strategis Perguruan Tinggi, Industri dan Pemerintah untuk Transformasi Mutu dan Inovasi Kampus Berdampak,” RAKORDA 2025 menjadi momentum penting dalam membangun hubungan antar perguruan tinggi, sekaligus memperkuat arah transformasi kampus agar lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan nasional maupun global yang melibatkan seluruh perguruan tinggi dalam naungan LLDIKTI Wilayah III sebagai bentuk sinergi menuju tata kelola pendidikan tinggi yang lebih berkualitas dan berdaya saing.

Baca Juga: Wujud Komitmen Ramah Lingkungan, Ubhara Jaya Terima Penghargaan APPeL Hijau Indonesia Awards 2025

Pada kesempatan tersebut, Ubhara Jaya berhasil meraih lima penghargaan bergengsi sebagai bentuk pengakuan terhadap kontribusi dan konsistensi institusi dalam peningkatan mutu pendidikan. Penghargaan tersebut antara lain:

  1. Apresiasi Perguruan Tinggi Pendamping Percepatan dan Pembentukan Satgas PPKPT di Lingkungan LLDIKTI Wilayah III.
  2. Perguruan Tinggi dengan Konsistensi Penjaminan Mutu Berdasarkan Tipologi 1 SPMI Selama 3 Semester Terakhir (2024-1 s.d. 2025-1) di Lingkungan LLDIKTI Wilayah III.
  3. Apresiasi Perguruan Tinggi dengan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Terdaftar Tahun 2025 di Lingkungan LLDIKTI Wilayah III.
  4. Apresiasi Perguruan Tinggi dengan Jumlah Proposal PKM Lolos PIMNAS ke-38 Terbanyak Tahun 2025 di Lingkungan LLDIKTI Wilayah III.
  5. Apresiasi Perguruan Tinggi Peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik Merajut Nusantara III di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Rektor Ubhara Jaya, Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim. (Honoris Causa), yang hadir dalam kegiatan tersebut mewakili sivitas akademika Ubhara Jaya. Pencapaian ini sekaligus menjadi refleksi dari komitmen Ubhara Jaya dalam menjalankan praktik penyelenggaraan pendidikan tinggi yang unggul, terukur, dan selaras dengan kebijakan nasional peningkatan mutu perguruan tinggi.

Baca Juga: UBJ Dinobatkan sebagai “The Best Performance University with Quality Program of The Year” dalam Indonesian Best Winner Award 2025

Melalui partisipasi aktif dalam RAKORDA 2025 dan pengakuan prestasi yang diperoleh, Ubhara Jaya menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berorientasi mutu, inovasi, serta kontribusi berkelanjutan bagi dunia pendidikan dan masyarakat. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik dan tata kelola institusi menuju standar nasional dan internasional.

Kontak Resmi:
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas: +62 878-4162-4810

]]>
Rapat Dosen Tetap UBJ, Bahas Sosialisasi dan Implementasi Kurikulum Berbasis OBE https://ubharajaya.ac.id/rapat-dosen-tetap-ubj-bahas-sosialisasi-dan-implementasi-kurikulum-berbasis-obe/ Thu, 04 Sep 2025 13:05:27 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16354 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) menyelenggarakan Rapat Dosen Tetap Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung pada Kamis (04/09/2025) di Auditorium Grha Tanoto, Kampus II UBJ. Kegiatan ini menjadi agenda penting dalam rangka sosialisasi dan implementasi kurikulum baru berbasis Outcome Based Education (OBE), sejalan dengan komitmen UBJ untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing lulusan.

Rapat ini mengusung tema “Sosialisasi dan Implementasi Kurikulum Baru Berbasis Outcome Based Education (OBE) di UBJ.” Pada rapat ini juga membahas mengenai “Penguatan Budaya Mutu Akademik untuk Meningkatkan Kompetensi dan Daya Saing Lulusan.” Melalui forum ini, UBJ menegaskan kesiapannya dalam melaksanakan transformasi kurikulum berbasis OBE yang berfokus pada capaian pembelajaran mahasiswa agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman. Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang ahli dalam penyusunan kurikulum maupun perencanaan pembelajaran.

Baca Juga: UBJ Gelar Sosialisasi dan Internalisasi Pedoman Integritas Akademik, Kode Etik, dan SOP Tahun 2025

Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa), turut hadir dalam kegiatan rapat ini. Dalam sambutannya, Prof. Bambang menyampaikan bahwa perguruan tinggi harus selalu beradaptasi.

“Kita semua memahami bahwa dunia pendidikan tinggi tidak pernah berhenti dalam menghadapi perubahan dan tantangan zaman di era global. Perubahan regulasi, perkembangan teknologi digital, kemudian revolusi industri 4.0 menuju 5.0, bahkan hingga  tuntutan masyarakat dan dunia kerja mengharuskan perguruan tinggi untuk selalu beradaptasi. Kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), hadir sebagai jawaban atas kebutuhan global sekaligus strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Kurikulum OBE berfokus pada pencapaian pembelajaran yang telah dirumuskan dengan jelas, terukur, dan relevan. Implementasi kurikulum OBE juga selaras dengan berbagai kebijakan nasional dan internasional. Saya berharap, forum hari ini bisa menjadi forum yang produktif terkait perkembangan kurikulum di UBJ,” ucapnya.

Ketua Tim Kerja Pembelajaran, Kemahasiswaan, dan Prestasi LLDikti Wilayah III, Dian Rusdiana, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya menjelaskan bagaimana paradigma dari kurikulum berbasis OBE.

Outcome Based Education (OBE) ini tidak hanya sekadar perubahan nama saja, melainkan perubahan paradigma yang sebelumnya kita masih Input-Based menjadi Output-Based. Sebelumnya kita masih berfokus pada berapa banyak materi yang diajarkan dan berapa banyak SKS yang ditempuh. Tetapi sekarang berfokus pada apa yang mahasiswa bisa lakukan setelah lulus, itu kuncinya. Jadi, kurikulum OBE ini memastikan setiap mata kuliah, tugas, dan evaluasi, semuanya bermuara pada learning outcome atau capaian pembelajaran serta menjadikan para lulusan nantinya menjadi agen budaya mutu,” jelasnya.

Sesi berikutnya adalah paparan materi dari para narasumber dan diskusi yang dimoderatori oleh Kepala Biro Humas UBJ, Dr. Dina Kristina, M.Si. Pada rapat kali ini, UBJ menghadirkan narasumber eksternal, yakni Guru Besar Teknik Mesin dan Permesinan Lainnya Institut Teknologi Indonesia, Prof. Dr. Ir. Dwita Suastiyanti, M.Si., IPM., Asean Engineering.

Prof. Dwita dalam paparannya membahas tentang Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. Beliau menyampaikan bahwa pembelajaran di dalam kelas harus dilakukan secara menyenangkan dan inklusif dengan tujuan agar tidak membosankan. Lalu, ia juga menekankan pentingnya syarat unggul dalam pembelajaran, yakni pertama sumber belajar yang berbasis digital, salah satunya menggunakan tayangan video digital sebagai penunjang utama proses pembelajaran di era transformasi pendidikan. Kedua, materi pembelajaran didorong untuk bersifat open access agar dapat diakses secara luas oleh mahasiswa maupun dosen, sehingga mendukung keterbukaan ilmu pengetahuan serta pemerataan kesempatan belajar. Setelah itu semua dilakukan, evaluasi RPS di akhir semester tidak hanya berfokus pada ujian akhir, tetapi mencakup berbagai bentuk asesmen yang berkesinambungan, mulai dari tugas, proyek, hingga refleksi capaian, untuk memastikan ketercapaian kompetensi. Pada kesempatan ini, Prof. Dwita juga membedah serta memberikan ulasannya kepada RPS yang telah disusun oleh Fakultas Hukum UBJ. Beliau memberikan apresiasi atas kinerja para dosen FH UBJ yang telah merancang RPS dengan baik dan memberikan beberapa poin yang bisa dievaluasi oleh para dosen FH UBJ.

Setelah menyelesaikan paparannya, Prof. Dwita menerima plakat yang diberikan langsung oleh Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

Baca Juga: UBJ Dorong Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Workshop Perumusan Instrumen Evaluasi Pengukuran Pemenuhan Capaian Pembelajaran Lulusan

Berikutnya, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBJ, Prof. Dr. Tri Widyastuti, S.E., Ak., M.M, dalam paparannya membahas mengenai peran dosen dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome Based Education (OBE). OBE dipahami sebagai pendekatan pendidikan yang berorientasi pada capaian pembelajaran dengan menempatkan mahasiswa sebagai pusat pembelajaran (student-centered learning). Kurikulum, metode, dan evaluasi dirancang untuk memastikan kompetensi lulusan sesuai dengan CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan) yang diturunkan ke CPMK dan Sub-CPMK yang lebih spesifik dan terukur. RPS berisi rencana capaian, strategi pembelajaran, metode, penilaian, hingga pengalaman belajar mahasiswa, sehingga dosen berperan penting menerjemahkan CPL ke dalam CPMK, merancang metode pembelajaran, menentukan strategi asesmen berbasis kompetensi, mengintegrasikan teknologi, serta menjamin keselarasan materi, metode, dan evaluasi. Prof. Tri juga menekankan pentingnya variasi metode pembelajaran berbasis mahasiswa seperti problem-based learning, project-based learning, cooperative learning, discovery learning, serta penggunaan tugas dan praktik yang kontekstual. Dengan demikian, RPS berbasis OBE bukan hanya dokumen administratif, melainkan panduan strategis yang menjamin mutu, akuntabilitas, dan relevansi pendidikan terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Wakil Rektor I UBJ, Prof. Dr. Istianingsih, S.E, M.Ak, dalam paparannya membahas mengenai penilaian dan asesmen berbasis Outcome Based Education (OBE). Penilaian dipandang bukan sekadar memberi nilai, tetapi memberi makna serta menjadi instrumen mutu pembelajaran. Dijelaskan perbedaan konsep tes, pengukuran, assessment, dan evaluasi, dengan tujuan mengukur capaian pembelajaran, memberi umpan balik, serta menjadi dasar remedial dan pengayaan. Pendekatan penilaian meliputi assessment of learning (sumatif), assessment for learning (formatif), dan assessment as learning (self-assessment). Prinsip utama penilaian mencakup edukatif, autentik, objektif, akuntabel, dan transparan, dengan teknik seperti observasi, partisipasi, unjuk kerja, tes tertulis atau lisan, angket, portofolio, hingga rubrik analitik maupun holistik. Implementasi OBE menuntut keterpaduan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK yang diukur dengan indikator terukur serta asesmen otentik yang dirancang dalam RPS dan Rencana Asesmen Evaluasi (RAE). RAE wajib memetakan kontribusi tiap aktivitas penilaian terhadap capaian, dengan bobot yang terstruktur dan berbasis eviden. Selain itu, pelaporan, dokumentasi, hingga audit eviden menjadi bagian penting untuk menjamin akuntabilitas dan mutu asesmen. Secara keseluruhan, Prof. Istianingsih menekankan bahwa penilaian bukan hanya sekadar angka, akan tetapi sebagai alat untuk memotivasi mahasiswa sebagai proses yang utuh dalam pencapaian visi dan misi di UBJ.

Selanjutnya, Wakil Rektor III UBJ, Dr. Zahara Tussoleha Rony, S.Pd., M.M, membahas peran penting Dosen Pembimbing Akademik (PA) dalam memantau perkembangan capaian pembelajaran mahasiswa, yang meliputi pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Dosen PA tidak sekadar memastikan administrasi akademik seperti pengisian KRS, tetapi lebih berperan sebagai mentor, fasilitator, sekaligus penghubung agar mahasiswa berkembang optimal. Tugas utamanya meliputi pendampingan akademik, pemantauan capaian pembelajaran, pembinaan karakter dan soft skills, dukungan administratif, hingga konseling personal. Dengan pendekatan kurikulum Outcome Based Education (OBE), dosen PA dituntut aktif menggali kendala mahasiswa dan membantu menemukan solusi atas hambatan belajar, minimal melalui tiga kali pertemuan tiap semester. Selain itu, dosen PA juga memiliki peran dalam menumbuhkan integritas akademik, mencegah plagiarisme, membiasakan mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang orisinal, serta membangun budaya akademik yang sehat. Secara keseluruhan, peran dosen PA tidak hanya berperan secara akademik, akan tetapi memastikan dengan pendekatan yang spesifik dan unik.

Setelah terselenggaranya rapat ini, diharapkan seluruh dosen di lingkungan UBJ dapat memahami secara menyeluruh strategi implementasi kurikulum baru, sekaligus menyamakan persepsi dalam penerapannya di setiap program studi. Hal ini merupakan langkah nyata UBJ untuk mendukung kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Kegiatan rapat dosen tetap ini tidak hanya menjadi wadah koordinasi akademik, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi antar dosen dalam mencetak generasi unggul, adaptif, dan berdaya saing global sesuai visi UBJ.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas UBJ: +62 878-4162-4810

]]>
UBJ Kembali Mendapat Kehormatan Menjadi Perangkat Upacara di LLDIKTI Wilayah III https://ubharajaya.ac.id/ubj-kembali-mendapat-kehormatan-menjadi-perangkat-upacara-di-lldikti-wilayah-iii/ Sun, 17 Aug 2025 11:51:02 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16147 Jakarta – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Jakarta, menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Minggu (17/08/2025) di kantor LLDIKTI Wilayah III, Cawang, Jakarta. Upacara ini terlaksana dengan khidmat berkat kolaborasi beberapa perguruan tinggi ternama, salah satunya Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) yang mendapat kehormatan sebagai perangkat upacara.

Baca Juga: Dirgahayu Republik Indonesia ke-80

Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A. Rangkaian upacara dimulai dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan naskah Pancasila, UUD 1945, hingga teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pada kesempatan ini juga diberikan penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya untuk dosen dan tenaga kependidikan, serta penghargaan bagi mahasiswa berprestasi jenjang sarjana dan diploma tingkat wilayah oleh Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A.

Adapun perangkat upacara berasal dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, antara lain:

  • Perwira Upacara: Brigadir Jenderal Polisi (Purn) Dra. Agnes Supraptiningsih, M.M. (Wakil Rektor II Universitas Bhayangkara Jakarta Raya)
  • Cadangan Perwira Upacara: Brigadir Jenderal Polisi (Purn) Dra. Nur Afiah, M.H. (Kepala Satuan Pengawas Internal Universitas Bhayangkara Jakarta Raya)
  • Pemimpin Upacara: Komisaris Polisi (Purn) Suwari, S.H. (Kepala Building Manager Universitas Bhayangkara Jakarta Raya)
  • Cadangan Pemimpin Upacara: Komisaris Besar Polisi (Purn) Endang Widowati, S.H. (Kepala Biro Administrasi Umum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya)
  • Pasukan Pengibar Bendera dan Pembaca naskah Undang-undang RI: Resimen Mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya yang dipimpin oleh Achmad Eri Arif Prayoga, S.H.
  • Pembawa Acara: Dr. Eskar Denantara, S.Pd., M.Pd, (Dosen Tetap Fakultas Ilmu Pendidikan UBJ) dan Neng Siti Komariah, S.E., M.M, (Kepala Bagian Pelayanan Akademik dan Analisis Data Biro Administrasi Akademik UBJ)

Suasana khidmat semakin hangat ketika upacara ditutup dengan berbagai penampilan hiburan berupa paduan suara, tarian daerah, hingga atraksi wushu yang menambah semarak peringatan kemerdekaan.

Upacara ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa), bersama segenap civitas akademika UBJ.

Baca Juga: LLDikti III Gandeng Ubhara Jaya untuk Edukasi Sistem Akreditasi Terbaru AIPT 4.0 dan SAPTO 2.0

Selain UBJ, upacara juga didukung oleh berbagai perguruan tinggi lainnya, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara melalui Korps Musik Bahana, Universitas Trisakti dengan paduan suara, Universitas Mercu Buana lewat persembahan seni tari, serta Universitas Bina Nusantara yang menampilkan UKM Wushu.

Kehadiran UBJ sebagai perangkat dalam prosesi upacara ini menjadi bentuk nyata implementasi dari visi-misi UBJ seperti nilai-nilai kebangsaan dan berperilaku baik, serta menanamkan rasa cinta tanah air di lingkungan akademik khususnya pendidikan tinggi. Upacara ini tidak hanya menjadi momentum memperingati kemerdekaan bangsa, tetapi juga mempertegas peran perguruan tinggi dalam membentuk generasi yang berintegritas, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai kebangsaan.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas UBJ: +62 878-4162-4810

]]>
Sosialisasi Strategi Percepatan Kenaikan Jabatan Akademik Dosen Jenjang Lektor Kepala – Guru Besar oleh LLDIKTI Wilayah III https://ubharajaya.ac.id/sosialisasi-strategi-percepatan-kenaikan-jabatan-akademik-dosen-jenjang-lektor-kepala-guru-besar-oleh-lldikti-wilayah-iii/ Mon, 14 Jul 2025 11:19:24 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=15885 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) menjadi fasilitator kegiatan Sosialisasi Strategi Percepatan Kenaikan Jabatan Akademik Dosen Jenjang Lektor Kepala – Guru Besar di Lingkungan LLDikti Wilayah III pada Senin (14/07/2025). Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Gedung Grha Tanoto, Kampus II Bekasi.

Acara ini dihadiri oleh Plt. Kepala LLDikti Wilayah III, Tri Munanto, S.E., M.Ak, Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim. (Honoris Causa). Sosialisasi ini turut mengundang Prof. Dr. Lim Sanny, S.T., M.M. (Guru Besar Universitas Bina Nusantara/Tim PAK Nasional Dirjen Dikti Saintek) dan Prof. Rizki Briandana, S.Sos., M.Comm., Ph.D. (Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Universitas Mercu Buana) sebagai narasumber, serta dihadiri oleh para pengelola dosen di Wilayah LLDikti III.

Baca Juga: UBJ Perguruan Tinggi Pertama sebagai Fasilitator Konsolidasi Institusi Bidang Keamanan dan Akademisi dalam Peningkatan Peran Polri Mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045

Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim. (Honoris Causa), membuka acara ini dengan sambutannya. Prof. Bambang menyampaikan rasa hormatnya karena UBJ menjadi fasilitator kegiatan sosialisasi ini.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya menjadi tuan rumah kegiatan hari ini, yang dirancang untuk memberikan panduan, pengetahuan, dan wawasan pada para pimpinan bidang sumber daya serta pada para pengelola dosen di seluruh perguruan tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah III dalam upaya Percepatan Kenaikan Jabatan Akademik,” ucapnya.

Prof. Bambang  juga menjelaskan bahwa kenaikan jabatan Lektor Kepala ke Guru Besar adalah kemajuan kualitas akademik perguruan tinggi.

“Kenaikan jabatan akademik dosen, khususnya dari jenjang Kepala Lektor ke Guru Besar, bukan sekadar peningkatan karier personal, tetapi juga merupakan refleksi dari pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, kami berharap Bapak dan Ibu dosen memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai regulasi, strategi, serta langkah-langkah konkret yang dapat ditempuh dalam proses pengusulan jabatan akademik Tidak hanya dari sisi administratif, tetapi juga dari sisi substansi karya ilmiah, etika akademik, dan penguatan Tri Dharma perguruan tinggi,” jelasnya.

Kegiatan dilanjut dengan paparan materi dari Prof. Dr. Lim Sanny, S.T., M.M, tentang “Strategi Pemilihan Jurnal yang baik sebagai Syarat Khusus Pengusulan Jabatan Akademik Lektor Kepala dan Guru Besar.” Dalam paparan materi tersebut menjelaskan bahwa strategi percepatan jabatan akademik dosen tertinggi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan reputasi akademik institusi, yang Dimulai dari latar belakang dan data terbaru dari Kemendikbudristek serta LLDikti, dipaparkan berbagai tantangan dalam mempercepat jabatan akademik. Strategi percepatan dijelaskan melalui dua pendekatan, yaitu pendekatan individu dan institusi. Untuk mendukung implementasi, disusun rencana aksi institusional beserta indikator keberhasilan. Penilaian Lembar Kegiatan (LK), Garis Besar (GB), serta syarat khusus turut dibahas, termasuk panduan dalam mencari jurnal ilmiah yang sesuai bidang ilmu melalui situs seperti Scopus dan Scimago. Penekanan juga diberikan pada pentingnya jurnal yang terindeks Scopus dan terdaftar di SINTA melalui portal seperti Garuda.

Berikutnya, Prof. Rizki Briandana, S.Sos., M.Comm., Ph.D, memaparkan materi “Pemilihan dan Identifikasi Jurnal yang baik sebagai Syarat Khusus Pengusulan Jabatan Akademik.” Paparan tersebut membahas upaya peningkatan jumlah Guru Besar sebagai respons terhadap rendahnya angka nasional dan komitmen Kemendikbudristek. Pada 2022, dari 730 dosen tetap, hanya 39 berjabatan Lektor Kepala dan 13 Guru Besar. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, administrasi, dan minimnya diskusi ilmiah, meski motivasi akademik tetap tinggi. UMB menargetkan peningkatan signifikan hingga 2025 melalui strategi seperti pemetaan dosen potensial, pendampingan, dan penyusunan portofolio. Pendekatan taktis mencakup workshop publikasi, klinik jabatan fungsional, insentif, dan pelayanan optimal, didukung oleh inovasi digital. Rekomendasi utama mencakup penguatan ekosistem akademik, pemetaan karir dosen, serta dukungan administratif. UMB menegaskan komitmennya mencetak Guru Besar unggul melalui kolaborasi dan sistem digital terintegrasi.

Setelah sesi pemaparan materi, acara berlanjut ke sesi tanya jawab para hadirin kepada para narasumber. Sesi ini dimoderatori oleh Bagian Analisis Kualifikasi dan Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan LLDikti Wilayah III Ina Agustiani, S.E., M.M.

Plt. Kepala LLDikti Wilayah III, Tri Munanto, S.E., M.Ak, dalam sambutannya serta menutup acara, menyadari bahwa adanya tantangan dalam kenaikan jabatan Kepala Lektor ke Guru Besar.

“Kami menyadari bahwa tantangan dalam pengusulan jabatan Guru Besar masih cukup kompleks. Oleh karena itu, sinergi antara dosen, pimpinan perguruan tinggi, dan LLDIKTI sangatlah penting. Kami siap menjadi mitra strategis dalam setiap proses percepatan ini, agar semakin banyak Guru Besar yang lahir dari Perguruan Tinggi di Wilayah III,” ujarnya.

Baca Juga: LLDikti III Gandeng Ubhara Jaya untuk Edukasi Sistem Akreditasi Terbaru AIPT 4.0 dan SAPTO 2.0

Melalui sosialisasi ini, diharapkan para dosen semakin memahami strategi dan prosedur percepatan kenaikan jabatan akademik serta mampu mengaplikasikannya secara tepat. UBJ berkomitmen untuk terus memfasilitasi peningkatan kapasitas dan kompetensi para tenaga pendidik demi tercapainya mutu pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas UBJ: +62 878-4162-4810

]]>