LSP P1 – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id Thu, 27 Nov 2025 12:26:12 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://ubharajaya.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-android-chrome-256x256-1-32x32.png LSP P1 – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id 32 32 LSP P-1 Ubhara Jaya Tingkatkan Mutu Sertifikasi melalui Kegiatan MKVA bagi para Asesor https://ubharajaya.ac.id/lsp-p-1-ubhara-jaya-tingkatkan-mutu-sertifikasi-melalui-kegiatan-mkva-bagi-para-asesor/ Thu, 27 Nov 2025 12:26:12 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16892 Bekasi – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P-1 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menyelenggarakan kegiatan Memberikan Kontribusi dalam Validasi Asesmen (MKVA) sebagai upaya penguatan kapasitas asesor dalam menjamin mutu pelaksanaan sertifikasi kompetensi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (27/11/2025) bertempat di Auditorium Ubhara Jaya, Gedung Grha Tanoto, Kampus II Ubhara Jaya.

Program MKVA merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan sertifikasi kompetensi secara nasional. Melalui kegiatan ini, asesor dibekali pemahaman mendalam mengenai prinsip validasi asesmen, aturan bukti, serta penerapan standar BNSP dalam seluruh tahapan asesmen, baik sebelum, saat, maupun setelah proses asesmen berlangsung.

Baca Juga: LSP P1 UBJ Gelar Kegiatan Recognition Current Competency (RCC) Sertifikasi Ulang Asesor Kompetensi

Wakil Rektor III Ubhara Jaya, Dr. Dra. Tyastuti Sri Lestari, M.M, sebagai Ketua LSP P1 Ubhara Jaya dalam sambutannya menjelaskan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini.

“Karena LSP P-1 Ubhara Jaya sudah menjadi percontohan dan benchmarking oleh kampus-kampus lain, jadi kegiatan ini dilakukan dalam mempersiapkan para bapak-ibu asesor untuk mengikuti RCC (Recognition Current Competency),” jelas Dr. Tyastuti. 

Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim. (Honoris Causa), sebagai Ketua Dewan Pengarah LSP P-1 Ubhara Jaya yang diwakilkan oleh Staf Ahli Rektor Bid. Pengembangan dan Kewirausahaan dan Sertifikasi Profesi Irjen. Pol. (Purn) Drs. M. B. Hutagalung, MBA, sebagai Anggota Dewan Pengarah LSP P1 Ubhara Jaya dalam sambutannya menyampaikan harapannya kepada para asesor yang mengikuti kegiatan ini.

“Kegiatan MKVA ini bukan hanya pemenuhan kewajiban administratif, tetapi merupakan bagian penting dari upaya kita untuk menjaga, memperkuat, dan meningkatkan mutu sertifikasi kompetensi di LSP P-1 Ubhara Jaya. Saya berharap seluruh asesor mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, penuh komitmen, dan berpartisipasi aktif. Mutu sertifikasi kompetensi adalah tanggung jawab kita bersama, dan asesor berada di garis paling depan dari upaya besar ini,” ucap Prof. Bambang.

Lebih lanjut, Prof. Bambang juga menuturkan bahwa dengan integritas, komitmen, dan kompetensi yang kuat, saya yakin LSP P-1 Ubhara Jaya dapat terus berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang kompeten, profesional, dan berdaya saing global.

Kegiatan dilaksanakan dengan metode pembekalan konseptual dan praktik langsung, mencakup penyusunan acuan pembanding, identifikasi bukti asesmen, simulasi proses validasi, hingga penyusunan rekomendasi hasil validasi. Sebanyak 52 asesor LSP P-1 Ubhara Jaya mengikuti kegiatan ini, terdiri dari asesor prioritas peserta RCC 2026 dan asesor yang belum pernah melaksanakan MKVA sebagai pemenuhan prasyarat kompetensi.

Baca Juga: UBJ Terima Kunjungan Benchmarking dari Universitas Halu Oleo Terkait Pengelolaan Lembaga Sertifikasi Profesi

LSP P-1 Ubhara Jaya menegaskan bahwa peran asesor tidak hanya terbatas pada pelaksanaan asesmen, tetapi juga sebagai penjamin mutu asesmen. Melalui program ini, asesor diharapkan mampu berpartisipasi aktif dalam proses validasi asesmen, menghasilkan dokumen pendukung yang kredibel, dan memberikan rekomendasi perbaikan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan MKVA ini sejalan dengan upaya Ubhara Jaya dalam memperkuat sistem sertifikasi kompetensi di lingkungan kampus dan meningkatkan kredibilitas institusi sebagai bagian dari jaringan LSP nasional yang menerapkan standar asesmen sesuai pedoman BNSP. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Ubhara Jaya berharap budaya mutu asesmen semakin mengakar dan mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang berdaya saing serta berkompetensi global.

Kontak Resmi:
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas: +62 878-4162-4810

]]>
LSP P1 UBJ Gelar Kegiatan Recognition Current Competency (RCC) Sertifikasi Ulang Asesor Kompetensi https://ubharajaya.ac.id/lsp-p1-ubj-gelar-kegiatan-recognition-current-competency-rcc-sertifikasi-ulang-asesor-kompetensi/ Thu, 11 Sep 2025 14:32:01 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16413 Bekasi – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) menyelenggarakan kegiatan Recognition Current Competency (RCC) dalam rangka sertifikasi ulang Asesor Kompetensi. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat (11–12/09/2025), dengan rangkaian acara yang terstruktur dan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Baca Juga: UBJ Terima Kunjungan Benchmarking dari Universitas Halu Oleo Terkait Pengelolaan Lembaga Sertifikasi Profesi

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (selaku Ketua Dewan Pengarah LSP P1 UBJ), Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa), Staf Ahli Rektor Bid. Pengembangan dan Kewirausahaan dan Sertifikasi Profesi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (selaku Anggota Dewan Pengarah LSP P1 UBJ), Drs. M.B. Hutagalung, MBA, Wakil Rektor I Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Selaku Kepala Bidang Mutu LSP P1 UBJ), Prof. Dr. Istianingsih, S.E., M.S.Ak, Wakil Rektor III Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (selaku kepala Bidang Sertifikasi LSP P1 UBJ), Dr. Zahara Tussoleha Rony, S.Pd., M.M, dan Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi P1 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Prof. Dr. Mujiono, S.T., M.T., CISA., CGEIT. 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua BNSP, Pak Syamsi Hari, serta Master Asesor BNSP, Pak Parlagutan Silitonga dan Pak Tatang Raharjo.

Ketua LSP P1 UBJ, Prof. Dr. Mujiono, S.T., M.T., CISA., CGEIT, dalam sambutannya mengatakan diperlukannya penyesuaian dan evaluasi skema sertifikasi yang baik dari kegiatan ini.

“Untuk memenuhi tuntutan industri dan akademik, UBJ sudah menerapkan kurikulum berbasis OBE. Oleh karena itu, saatnya kita melakukan penyesuaian dan evaluasi terhadap skema-skema sertifikasi yang sudah kita miliki. Dalam memenuhi keperluan evaluasi tersebut, kami berharap adanya kolaborasi dan dukungan dari para bapak-ibu dekan, karena keahlian merupakan bidang mereka serta BNSP,” ujarnya.

Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa), membuka secara resmi kegiatan ini. Prof. Bambang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan RCC ini menjadi sangat penting untuk menjaga standar kemampuan Asesor LSP P1 UBJ.

“Kegiatan RCC ini bukanlah sekadar agenda administratif, melainkan sebuah proses penting untuk memastikan bahwa para Asesor tetap memiliki kemampuan, pemahaman, serta integritas yang dapat dipertanggungjawabkan dalam melaksanakan tugas Asesor. Sebagaimana yang kita ketahui bersama, Asesor merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan sertifikasi kompetensi. Kredibilitas dan hasil uji kompetensi sangat bergantung pada kualitas Asesor. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi penting untuk menjaga standar profesionalitas dan akuntabilitas Asesor LSP P1 UBJ,” ucapnya.

Baca Juga: LSP Ubhara Jaya Tingkatkan Jumlah Skema dan Asesor Kompetensi dalam Rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia Menuju Universitas Unggul

Ketua BNSP, Syamsi Hari, memberikan sambutan dan arahan untuk kegiatan ini. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi kerja sebagai hak tenaga kerja yang diatur dalam UU No. 13 Tahun 2003. Beliau memaparkan potret ketenagakerjaan Indonesia saat ini, termasuk komposisi angkatan kerja berdasarkan pendidikan dan bidang usaha, serta tantangan di era industri 4.0 yang menuntut penguasaan teknologi, literasi data, keterampilan kolaborasi, dan soft skills lainnya. Sertifikasi kompetensi, yang dilaksanakan oleh LSP dengan lisensi BNSP, berperan penting dalam meningkatkan daya saing, personal branding, kredibilitas, dan peluang karier tenaga kerja. Selain itu, sertifikasi juga memberikan pengakuan resmi terhadap kompetensi, membantu tenaga kerja memahami kekuatan serta kelemahannya, dan mendorong penerapan standar kerja profesional. Dalam mendukung program prioritas nasional, BNSP berperan strategis melalui penjaminan mutu SDM, sinergi lintas sektor, serta transformasi skema sertifikasi sesuai kebutuhan dunia kerja. Paparan ditutup dengan ajakan untuk bersama-sama mendorong lahirnya SDM unggul, kompeten, dan bersertifikasi demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Sesi utama pada hari pertama berfokus pada refreshing materi RCC, kebijakan BNSP, serta pemetaan kelompok pekerjaan yang dipandu oleh Master Asesor Trainer. Kegiatan ini berlangsung dalam beberapa sesi. Untuk agenda di hari kedua akan dilaksanakan refreshing materi RRC, pelaksanaan asesmen RRC, dan resume hasil refreshing RRC.

Melalui kegiatan RCC ini, LSP UBJ menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas Asesor kompetensi yang berlisensi, serta memastikan seluruh Asesor memiliki kompetensi terkini sesuai dengan standar BNSP. Hal ini menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya dalam bidang sertifikasi profesi.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas UBJ: +62 878-4162-4810

]]>
Rektor Ubhara Jaya Resmi Melantik Ketua Baru Lembaga Sertifikasi Profesi P1 https://ubharajaya.ac.id/rektor-ubhara-jaya-resmi-melantik-ketua-baru-lembaga-sertifikasi-profesi-p1/ Thu, 21 Nov 2024 08:00:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13625 Bekasi – Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya), Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D.D. Crim (HC) melantik ketua Lembaga Sertifikasi Profesi P1, Dr. Dra. Tyastuti Sri Lestari, M.M, di auditorium Kampus II, Bekasi, Rabu (21/11/2024). Pelantikan ini dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan kampus. 

Pengangkatan Dr. Tyastuti ini sesuai dengan Surat Keputusan dengan nomor SKEP/286/XI/2024/UBJ yang ditandatangani rektor pada 8 November 2024. Dr. Tyas menggantikan pejabat sebelumnya yakni Sugiyanto, Ph.D yang memasuki masa pensiun. 

Rektor Ubhara Jaya, Prof Bambang dalam amanatnya mengatakan, pergantian pejabat akan terus terjadi di sebuah lembaga. Namun, kinerja dari lembaga dan pejabat baru ini harus tetap berjalan.

“Bahwa pergantian pejabat selalu akan terjadi siapa pun dia. Tapi untuk LPS P1 kita harapkan life on berjalan terus,” ucapnya.

Baca Juga: Rektor Ubhara Jaya Lantik 4 Pejabat Utama di Lingkungan Kampus, Ini Pesannya 

Prof Bambang juga menjelaskan, keberadaan LPS P1 Ubhara Jaya ini telah mendapatkan apresiasi dari sejumlah perguruan tinggi dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti). Kabar baiknya, dengan sertifikasi ini juga, sejumlah lulusan Ubhara Jaya lebih cepat mendapatkan pekerjaan.

“Ada beberapa pengakuan bahwa lulusan Ubhara Jaya dalam waktu yang tidak terlalu lama langsung bisa bekerja di antaranya kualitas pendidikan yang tinggi dan kita dilengkapi dengan kualifikasi, sertifikasi kompetensi dari masing-masing lulusan,” katanya. 

Baca Juga: PKKMB 2024 Ubhara Jaya Dibuka, Mengangkat Tema Membangun Generasi Emas: Berintegritas, Inovatif, dan Berdaya Saing Global

Dalam kegiatan tersebut, Prof Bambang juga mengingatkan kembali tentang apa itu LSP P1. Di mana LSP P1 ini dibentuk oleh perguruan tinggi. Sedangkan LPS P2 itu dibentuk oleh organisasi profesi dan untuk tesnya dilaksanakan diklat dan berbayar. 

“LPS itu ada 3, P1, P2 dan P3. Kita P1 lembaga pendidikan jangan diputarbalikkan karena ketentuannya bahwa yang menjadi asesor itu adalah dosen. Kemudian skema itu sesuai dengan kurikulum mata kuliah, praktikum itu sebagai latihan sehingga pada saat uji kompetensi itu mengalir lain dengan P2. Itu ada diklatnya dulu dan berbayar,” katanya.

Di akhir arahannya, Prof Bambang pun meminta agar Dr Tyastuti melaksanakan tugasnya sesuai aturan. 

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>