penelitian – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id Tue, 04 Mar 2025 04:17:38 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://ubharajaya.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-android-chrome-256x256-1-32x32.png penelitian – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id 32 32 Tim Ubhara Jaya Teliti Motivasi Investasi Gen Z di Tambun Selatan, Ini Hasilnya https://ubharajaya.ac.id/tim-ubhara-jaya-teliti-motivasi-investasi-gen-z-di-tambun-selatan-ini-hasilnya/ Tue, 04 Mar 2025 04:17:37 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14602 Bekasi – Tim Universitas Bhayangkara Jakarta Raya yang terdiri dari dosen dan mahasiswa meneliti tentang Pengaruh Financial Technology, Literasi Keuangan, Motivasi Investasi, dan Persepsi Risiko terhadap Minat Investasi Generasi Z di Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Penelitian ini sudah diterbitkan ke dalam Jurnal Riset Ilmiah Volume 2No. 22025, 1122-1131 DOI: https://doi.org/10.62335.

Jurnal ini ditulis oleh Salsabila Aninda Putri , Adi Wibowo Noor Fikri , Christophorus Indra Wahyu Putra, Dody Kurniawan, Hasanuddin dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ubhara Jaya. Jurnal ini bisa diakses di https://manggalajournal.org/index.php/SINERGI/article/view/962/1222. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financial Technology (Fintech), Literasi Keuangan, Motivasi Investasi, dan Persepsi Risiko terhadap minat investasi Generasi Z di daerah tersebut.

Dengan menggunakan metode kuantitatif dan teknik purposive sampling, penelitian ini melibatkan 80 responden dari populasi sebanyak 106.298 jiwa yang berasal dari kelompok usia 17 hingga 27 tahun.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ubhara Jaya Edukasi Perpajakan pada Gen Z

Berdasarkan analisis menggunakan Structural Equation Model (SEM) – SmartPLS 3.0, hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi investasi (X3) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi. Artinya, semakin tinggi dorongan individu untuk berinvestasi, semakin besar pula minat mereka dalam melakukan investasi.

Namun, tiga variabel lainnya, yakni Financial Technology (X1), Literasi Keuangan (X2), dan Persepsi Risiko (X4), tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap minat investasi dalam penelitian ini. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun Generasi Z memiliki akses ke teknologi finansial dan informasi keuangan, faktor utama yang mendorong mereka untuk berinvestasi tetap berasal dari dorongan pribadi atau motivasi individu.

Generasi Z dan Tren Investasi di Tambun Selatan

Dalam jurnal ini disebutkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Desember 2023, jumlah investor pasar modal mengalami peningkatan sebesar 18,01%, di mana 56,43% investor berusia di bawah 30 tahun. Fakta ini memperkuat temuan bahwa Generasi Z semakin tertarik dengan investasi sebagai cara untuk mengelola keuangan mereka.

Namun, terdapat tantangan dalam peningkatan minat investasi di kalangan generasi ini. Menurut laporan Victorianews (2024), banyak Generasi Z belum memiliki keinginan untuk membeli rumah karena keterbatasan pemahaman finansial. Selain itu, mereka juga rentan terhadap pinjaman online dan investasi ilegal, sebagaimana disampaikan oleh pakar perencana keuangan Rista Zswestika dari PINA Indonesia.

Baca Juga: Alumni Ubhara Jaya Berbagi Tips Penerapan Personal Branding Dalam Pencarian Kerja

Dengan hasil penelitian ini, diharapkan pemangku kepentingan, termasuk regulator keuangan dan institusi pendidikan, dapat meningkatkan program edukasi investasi yang lebih menekankan pada peningkatan motivasi berinvestasi, bukan sekadar penyediaan akses teknologi dan informasi finansial.

Selain itu, edukasi mengenai risiko investasi dan strategi perencanaan keuangan perlu diperkuat untuk membantu Generasi Z mengambil keputusan finansial yang lebih matang. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri telah menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai salah satu faktor utama dalam meningkatkan pengambilan keputusan yang lebih bijak.

Tim pun berharap, penelitian ini dapat menjadi referensi bagi berbagai pihak dalam merancang strategi peningkatan investasi di kalangan Generasi Z, khususnya di Tambun Selatan dan wilayah sekitarnya.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Penelitian Mahasiswa dan Dosen Ubhara Jaya Kupas Tentang Generasi Z dan Tantangan Perencanaan Karir di Era Digital https://ubharajaya.ac.id/penelitian-mahasiswa-dan-dosen-ubhara-jaya-kupas-tentang-generasi-z-dan-tantangan-perencanaan-karir-di-era-digital/ Fri, 14 Feb 2025 09:26:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14313 Bekasi – Mahasiswa dan dosen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) meneliti tentang “Meningkatkan Kemampuan Perencanaan Karir Gen Z Dalam Dunia Kerja”. Penelitian ini di publish di Ezra Science Bulletin Volume 3, Number 1 (January-June) 2025 dengan nomor E-ISSN 2988-1897lDOI prefix 10.58526I https://ezra.krabulletin.com. 

Para penulis dari Fakultas Psikologi ini terdiri atas Nabilah Helya Diana, Sandra Mutiara Tirta, Yesa Privi Azahra, Zahra Dwiana Febrianti, Jelita Cahya Seruni, Dindha Ophelia, dan koresponden Wustari L. Mangundjaya. Jurnal ini juga bisa diakses di link berikut (Unduh).

Dijelaskan jika generasi Z memiliki karakteristik unik yang membedakan mereka dari generasi sebelumnya, terutama dalam pandangan terhadap dunia kerja. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah keseimbangan antara kehidupan profesional dan pribadi dalam mencapai kepuasan kerja. Untuk itu, perencanaan karir menjadi faktor krusial dalam membantu mereka mengenali keterampilan, potensi diri, dan menavigasi peluang di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Baca Juga: Penelitian Dosen Ubhara Jaya Soroti Disinformasi Sebagai Ancaman Keamanan Kontemporer

Pentingnya Perencanaan Karir untuk Gen Z

Setiap generasi memiliki ciri khas dalam menghadapi dunia kerja. Generasi Z dikenal lebih fleksibel, adaptif, dan memiliki orientasi masa depan yang kuat. Mereka cenderung lebih menghargai keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi dibandingkan generasi sebelumnya. Menurut penelitian Mangundjaya (2017), fleksibilitas dan kemampuan adaptasi mereka menjadi keunggulan utama dalam menyesuaikan diri dengan perubahan serta menyelesaikan konflik dengan lebih baik.

Perencanaan karir bukan hanya tentang memilih pekerjaan, tetapi juga mencakup proses evaluasi diri, pemetaan potensi, serta strategi dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Penelitian dari Maulyan (2019) menunjukkan bahwa karir merupakan rangkaian pengalaman yang berkembang sepanjang perjalanan kerja seseorang. Oleh karena itu, perencanaan karir yang matang akan menghasilkan sikap positif dan optimis dalam menghadapi masa depan.

Metode Penelitian dan Temuan

Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan menganalisis 10 jurnal yang relevan. Hasilnya menunjukkan bahwa generasi Z lebih tertarik pada pengembangan keterampilan berbasis teknologi. Misalnya, studi dari Sulastri (2024) mengungkap bahwa pelatihan berbasis teknologi lebih efektif bagi Gen Z dibandingkan metode konvensional. Selain itu, penelitian oleh Umamy et al. (2024) menegaskan bahwa motivasi dan kompetensi berperan penting dalam menentukan keputusan karir generasi ini.

Faktor lain yang berkontribusi terhadap kesiapan kerja generasi Z adalah kebutuhan akan lingkungan kerja yang mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Studi dari Pratiwi et al. (2024) menunjukkan bahwa generasi ini mencari pekerjaan yang tidak hanya memberikan stabilitas finansial tetapi juga fleksibilitas dan kesejahteraan emosional.

Baca Juga: Penelitian Dosen PKO Ubhara Jaya Temukan Dampak Latihan Pliometrik Pada Lompatan Olahraga Voli

Tantangan dan Strategi Menghadapi Dunia Kerja

Dalam menghadapi tantangan dunia kerja, generasi Z perlu memahami bahwa selain keterampilan teknis, pengembangan soft skills seperti komunikasi, berpikir kritis, dan kepemimpinan juga sangat penting. Studi dari Makmuroh et al. (2024) menyoroti bahwa individu dengan kombinasi keterampilan teknis dan interpersonal lebih siap menghadapi tantangan profesional.

Selain itu, organisasi dan perusahaan perlu menyesuaikan strategi manajemen sumber daya manusia agar sesuai dengan karakteristik generasi Z. Penelitian Aprilita (2024) menekankan pentingnya personalisasi perencanaan karir, pengembangan keterampilan digital, dan fleksibilitas dalam lingkungan kerja untuk meningkatkan kematangan karir generasi ini.

Dalam penelitian ini disimpulkan jika perencanaan karier yang berbasis teknologi dan kebutuhan individu menjadi kunci bagi generasi Z dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Dukungan dari organisasi, program pelatihan yang relevan, serta kesadaran akan pentingnya soft skills dapat membantu mereka meraih kesuksesan profesional. Dengan pendekatan yang tepat, generasi Z dapat memaksimalkan potensinya dan beradaptasi dengan dinamika dunia kerja yang terus berkembang.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Benarkah Pola Makan dan Tingkat Konsentrasi Belajar Memiliki Hubungan? Ini Hasil Studi Kasus Mahasiswa Ubhara Jaya https://ubharajaya.ac.id/benarkah-pola-makan-dan-tingkat-konsentrasi-belajar-memiliki-hubungan-ini-hasil-studi-kasus-mahasiswa-ubhara-jaya/ Fri, 17 Jan 2025 08:29:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14079 Bekasi – Benarkah Pola Makan dan Tingkat Konsentrasi Belajar Memiliki Hubungan?. Untuk membuktikan hal ini, mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) membuat penelitian yang sudah dipublikasikan dalam Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal (JIPKL).

Penelitian ini mengungkapkan hubungan signifikan antara pola makan dan tingkat konsentrasi dalam belajar di kalangan mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya). Penelitian yang dilakukan oleh Ridwan Prasetyo bersama timnya yakni Frans Destri Bintang S, Raka Rossian Saputra, Yossie Saputra, Muhammad Thoriq dan Fajar Muhammad. Penelitian ini pun menyoroti pentingnya pola makan sehat dalam mendukung prestasi akademik mahasiswa.

Penelitian dengan Vol. 4No. 3 Juni 2024, hal.,257-263 dengan e-ISSN: 2964-0687 dilaksanakan dengan menggunakan metode kuantitatif pendekatan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dan Uji Korelasi Pearson untuk menganalisis data dari 30 mahasiswa Ubhara Jaya. Jurnal ini bisa diakses di link https://www.jipkl.com/index.php/JIPKL/article/view/128/121

Baca Juga: Penelitian Dosen Ubhara Jaya Soroti Disinformasi Sebagai Ancaman Keamanan Kontemporer

Benarkah Pola Makan dan Tingkat Konsentrasi Belajar Memiliki Hubungan?

Hasil dari uji normalitas menunjukkan bahwa data mengenai pola makan dan tingkat konsentrasi mahasiswa berdistribusi normal. Dengan demikian, analisis lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur hubungan antara kedua variabel tersebut.

Sementara, dari hasil Uji Korelasi Pearson, ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan sehat dengan tingkat konsentrasi dalam belajar. Pola makan yang seimbang, yang melibatkan asupan karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral, berkontribusi positif terhadap fungsi kognitif mahasiswa.

Baca Juga: Penelitian Dosen PKO Ubhara Jaya Temukan Dampak Latihan Pliometrik Pada Lompatan Olahraga Voli

Secara  keseluruhan,  penelitian  ini  menemukan  bahwa  terdapat  hubungan  positif yang  signifikan  antara  pola  makan  dan  tingkat  konsentrasi  dalam  belajar  pada  mahasiswa Universitas  Bhayangkara.  Hasil ini menegaskan pentingnya pola makan yang  sehat  untuk mendukung   keberhasilan akademik   mahasiswa.

Peneliti pun menganjurkan adanya penelitian lanjutan untuk mengkonfirmasi temuan  ini dan mengeksplorasi  faktor-faktor tambahan yang  mungkin mempengaruhi tingkat konsentrasi dalam belajar. 

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Tim Ubhara Jaya Teliti Penerapan Media Audiovisual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD https://ubharajaya.ac.id/tim-ubhara-jaya-teliti-penerapan-media-audiovisual-untuk-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-sd/ Mon, 13 Jan 2025 08:30:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=14040 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya melalui penelitian mahasiswa Zafirah Nur Amalia dan dan dosen Yosi Gumala mempublikasikan hasil penelitian dalam jurnal “RUKASI: Jurnal Ilmiah Perkembangan Pendidikan dan Pembelajaran” Vol. 02, No. 01, Tahun 2025. Penelitian ini mengeksplorasi sejauh mana media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar.

Dalam jurnal dengan Vol. 02, No. 01, Tahun 2025, Hal. 19-31e-ISSN: 3046 -6857 ini bisa diakses di https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/rukasi/article/view/123/45. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh media audiovisual terhadap hasil belajar siswa di sekolah dasar. Menggunakan metode kajian pustaka, para peneliti menganalisis 30 artikel dari berbagai sumber seperti Directory of Open Access Journals (DOAJ), Sinta, Index Copernicus, dan Google Scholar.

Hasil analisis menunjukkan bahwa media audiovisual berperan penting dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Media ini memanfaatkan unsur suara dan gambar untuk menyampaikan informasi dengan cara yang menarik, membuat siswa lebih terlibat dalam proses pembelajaran.

Baca Juga: Penelitian Dosen Ubhara Jaya Soroti Disinformasi Sebagai Ancaman Keamanan Kontemporer

Metode Penelitian

Metode yang digunakan adalah kajian pustaka, yang melibatkan pengumpulan, analisis, dan sintesis hasil penelitian sebelumnya. Peneliti mengklasifikasikan dan mendeskripsikan data untuk membangun kerangka teoritis yang mendalam mengenai penggunaan media audiovisual.

Dengan penerapan media audiovisual, siswa dapat lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Media ini juga membantu guru dalam menyusun materi yang lebih interaktif dan menarik, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan menyenangkan.

Baca Juga: Penelitian Dosen PKO Ubhara Jaya Temukan Dampak Latihan Pliometrik Pada Lompatan Olahraga Voli

Pentingnya Media Audiovisual dalam Pembelajaran Modern

Seiring dengan kemajuan teknologi, media pembelajaran digital seperti audiovisual semakin relevan dan diperlukan dalam pendidikan modern. Siswa dapat belajar secara mandiri maupun berkolaborasi dengan teman sebaya, mengeksplorasi materi pembelajaran secara lebih mendalam dan bermakna.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa media audiovisual adalah alat yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Penggunaan media ini tidak hanya meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa tetapi juga memperkuat pemahaman dan ingatan mereka terhadap materi yang diajarkan.

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Mahasiswa dan Dosen Ubhara Jaya Analisis Emisi Gas Rumah Kaca dan Potensi Listrik pada PLTSa Merah Putih Bantargebang https://ubharajaya.ac.id/mahasiswa-dan-dosen-ubhara-jaya-analisis-emisi-gas-rumah-kaca-dan-potensi-listrik-pada-pltsa-merah-putih-bantagebang/ Fri, 15 Nov 2024 07:30:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13591 Bekasi – Mahasiswa dan dosen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) melakukan Analisis Perbandingan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan Potensi Energi Listrik Antara Insinerasi dan Proses Biologi. Analisis ini dilakukan melihat Studi Kasus Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Merah Putih (PLTSa) Bantargebang. 

Peneliti ini dibuat mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Rani Mulia Bakti dan dosen Ibnu Susanto Joyosemito serta Sophia Shanti Meilani. Jurnal Jaring SainTek ini terdaftar pada Vol.6, No.21, April 2024, pp.01-08e-ISSN: 2656-9485.

Jurnal ini bisa diakses di DOI:https://doi.org/10.31599/86mqy720. Penulis meneliti efektivitas insinerasi dan proses biologis dalam mengelola sampah melalui PLTSa Merah Putih di Bantargebang. Penelitian ini menyoroti kontribusi sektor persampahan terhadap emisi GRK, terutama dari CO₂, CH₄, dan N₂O, yang dihasilkan dari pembakaran terbuka, dekomposisi anaerobik, dan proses biologis seperti pengomposan.

Baca Juga: Penelitian Dosen Ubhara Jaya Soroti Disinformasi Sebagai Ancaman Keamanan Kontemporer

Tujuan utama penelitian adalah membandingkan emisi GRK yang dihasilkan dari metode insinerasi dengan proses biologis, serta potensi energi listrik yang dapat dihasilkan dari kedua metode tersebut. Metode IPCC Tier 2 digunakan dalam perhitungan emisi GRK, dengan kombinasi data default dan data lokal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode insinerasi menghasilkan emisi GRK yang lebih rendah dibandingkan proses biologis. Akan tetapi, potensi energi listrik yang lebih tinggi dapat diperoleh dari proses biologis jika sebagian besar gas CH₄ berhasil dikonversi menjadi energi listrik. PLTSa Merah Putih juga memainkan peran penting dalam mereduksi berat sampah hingga 75%, volume hingga 90%, serta meningkatkan stabilitas tingkat bahayanya.

Baca Juga: Penelitian Dosen PKO Ubhara Jaya Temukan Dampak Latihan Pliometrik Pada Lompatan Olahraga Voli

Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya pemanfaatan gas CH₄ sebagai bahan bakar untuk menghasilkan listrik melalui generator. Di Indonesia, pengelolaan Landfill Gas (LFG) dari TPA sudah diimplementasikan di Bantargebang, Kabupaten Bekasi, di mana CH₄ dari dekomposisi sampah organik dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan listrik lokal.

Indonesia, sebagai salah satu negara yang meratifikasi berbagai perjanjian internasional terkait pengendalian emisi GRK seperti Protokol Kyoto dan Paris Agreement, diharapkan terus mengembangkan teknologi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. PLTSa Merah Putih menjadi salah satu inisiatif yang sejalan dengan komitmen ini, melalui pengurangan emisi GRK dan konversi sampah menjadi energi listrik.

Penelitian ini juga menggarisbawahi bahwa pengelolaan sampah yang tepat dan inovatif dapat mengatasi permasalahan sampah dan dampaknya terhadap lingkungan serta menjadi solusi berkelanjutan bagi masyarakat.

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Tim Ubhara Jaya Teliti Faktor Fanatisme Budaya Betawi dalam Pembelian Produk Makanan Gabus Pucung di Bekasi https://ubharajaya.ac.id/tim-ubhara-jaya-teliti-faktor-fanatisme-budaya-betawi-dalam-pembelian-produk-makanan-gabus-pucung-di-bekasi/ Thu, 24 Oct 2024 04:04:32 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13437 Bekasi – Penelitian tim dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) analisis pengaruh fanatisme budaya dan minat beli terhadap keputusan pembelian produk kuliner tradisional Betawi, Gabus Pucung, di Bekasi. Penelitian ini pun diterbitkan dalam Jurnal Karya Ilmiah Vol. 24 No. 3 pada September 2024 dan bisa dilihat di link https://ejurnal.ubharajaya.ac.id/index.php/JKI/article/view/2971/1882

Jurnal yang ditulis Nicky Liane Yonatan, Dhian Tyas Untari, Istianingsih, dan Chris Kuntadi, ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran terhadap degradasi budaya kuliner Betawi di tengah arus modernisasi. Meskipun Gabus Pucung sebagai salah satu ikon kuliner Betawi masih banyak ditemui di Bekasi, minat masyarakat terhadap makanan tradisional ini semakin menurun. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana fanatisme budaya Betawi memengaruhi minat beli dan keputusan konsumen dalam membeli Gabus Pucung.

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan 96 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Responden merupakan konsumen yang pernah atau masih mengonsumsi Gabus Pucung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun fanatisme terhadap budaya Betawi tidak secara langsung memengaruhi keputusan pembelian, minat beli memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Gabus Pucung. 

Baca Juga: Penelitian Dosen Ubhara Jaya Soroti Disinformasi Sebagai Ancaman Keamanan Kontemporer

Uji Validitas dan Reliabilitas

Penelitian ini melalui serangkaian uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan akurasi data. Dari 16 pernyataan terkait fanatisme budaya, 11 pernyataan terkait minat beli, dan 6 pernyataan terkait keputusan pembelian, semuanya dinyatakan valid. 

Kesimpulan Penelitian

Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa fanatisme budaya Betawi tidak secara langsung memengaruhi keputusan pembelian Gabus Pucung. Sebaliknya, minat beli konsumen berperan lebih besar dalam menentukan apakah konsumen memutuskan untuk membeli produk tersebut. 

Pengaruh fanatisme budaya dan minat beli terhadap keputusan pembelian secara bersama-sama mencapai 57,76%. Sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.

Baca Juga: Penelitian Dosen PKO Ubhara Jaya Temukan Dampak Latihan Pliometrik Pada Lompatan Olahraga Voli

Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan dalam pelestarian kuliner tradisional, khususnya Gabus Pucung di Bekasi. Untuk meningkatkan minat beli, perlu adanya strategi pemasaran yang lebih baik dan upaya dalam mempertahankan keunikan serta cita rasa autentik dari Gabus Pucung. Dengan demikian, Gabus Pucung dapat terus menjadi bagian dari kekayaan kuliner Betawi yang lestari di tengah arus modernisasi.

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Skripsi Mahasiswa Ubhara Jaya Ini Temukan 3 Faktor Konsumen Membeli Produk, Apa Saja? https://ubharajaya.ac.id/skripsi-mahasiswa-ubhara-jaya-ini-temukan-3-faktor-konsumen-membeli-produk-apa-saja/ Wed, 31 Jul 2024 10:10:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=11212 Bekasi – Mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) Annisa Dewi Ambarwati dalam skripsinya menemukan ada tiga faktor konsumen membeli produk. Selain kualitas produk, diskon dan kualitas pelayanan juga mempengaruhi.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan jumlah penjualan yang kurang stabil dan mengalami fluktuasi dalam salah satu produk vitamin rambut. Mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2020 ini mengatakan, penelitian ini dilakukan di Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi.

Annisa menuturkan, dari prasurvey ditemukan bahwa faktor produk, diskon, dan kualitas pelayanan membuat konsumen tertarik untuk membeli. 

“Para responden menyatakan bahwa persepsi terhadap harga produk yang mahal dan promosi penjualan yang kurang maksimal itu akan mempengaruhi mereka untuk melakukan pembelian suatu produk,” katanya.

Baca Juga: Tim Ubhara Jaya Raih Kategori Pemecahan Masalah Terbaik Internasional Business Plan Competition 2024 di Malaysia

Annisa Dewi Ambarwati Mahasiswa Prodi Manajeman Tahun Angkatan 2020 Usai Sidang Skripsi

Dari 150 sampel perempuan dengan usia dari 17-50 yang diteliti, dalam saat ditanya tentang apa yang membuat konsumen membeli produk ada tiga jawaban. Sebanyak 50 persen menyatakan membeli produk karena kandungannya, 30 persen karena promo danpotongan harga dan 20 persen menyebutkan karena kualitas pelayanan yang baik.

Annisa pun bersyukur respons para dosen sangat positif terhadap penelitiannya tersebut. Dia pun memperoleh nilai A. 

“Setelah saya memaparkan skripsi secara singkat dosen langsung mengatakan bahwa saya layak untuk mendapatkan nilai A,” katanya.

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Bawakan Penelitian Eco Enzyme, Nabila Qothrunnada Zulfa Jadi Wakil Universitas Bhayangkara di Pemilihan Mahasiswa Berprestasi https://ubharajaya.ac.id/bawakan-penelitian-eco-enzyme-nabila-qothrunnada-zulfa-jadi-wakil-universitas-bhayangkara-di-pemilihan-mahasiswa-berprestasi/ Thu, 28 Mar 2024 05:12:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=10124 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) akan mengirimkan wakilnya ke Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres). Mahasiswa yang terpilih yakni Nabila Qothrunnada Zulfa dari Fakultas Teknik angkatan tahun 2021. 

Diketahui jika ajang Pilmapres ini digelar Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Kegiatan. Kegiatan ini bertujuan memberikan apresiasi kepada mahasiswa terbaik yang siap menjadi agen perubahan untuk membangun Indonesia.

Mahasiswa Ubhara Jaya yang ikut dalam seleksi ini sebanyak sembilan orang. Mereka diseleksi ketat oleh Wakil Rektor I Ubhara Jaya, Prof Dr. Ramlani Lina Sinaulan SH,MH, Warek III Ubhara Jaya, Dr. Zahara Tussoleha Rony, S.Pd, MM,  Kepala Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat & Publikasi Ubhara Jaya  Prof. Adi Fahrudin, Ph.D. Kegiatan ini pun diikuti oleh sembilan mahasiswa dari Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas, Fikom, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). 

Satu mahasiswa yang lolos Nabila Qothrunnada Zulfa mengatakan, butuh waktu satu minggu untuk menyiapkan materi presentasi. Dia membawakan materi karya tulis berjudul “Pemanfaatan Eco Enzyme Limbah Kulit Buah terhadap Penguraian Zat Kimia Anorganik dalam Air Limbah Domestik”.

“Dalam topik ini, saya membahas bagaimana eco enzyme yang sedang jadi ramai pembahasan di kalangan akademis dan masyarakat dapat digunakan untuk penguraian senyawa kimia yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan seperti nitrit, nitrat, dan fosfat,” ucapnya.

Dia pun menuturkan tak hanya soal materi presentasi, peserta seleksi juga harus lolos dalam tes bahasa Inggris. Disinggung soal motivasinya ikut lomba tersebut Nabila berharap penelitiannya bisa berdampak ke masyarakat.

“Motivasi mengikuti kegiatan ini tentunya menambah pengalaman mengenai pilmapres kemudian besar harapan penelitian ini dapat memberikan dampak ke masyarakat nantinya terkait penguraian zat kimia anorganik dengan eco enzyme pada air limbah,” katanya.

Untuk persiapan seleksi tingkat selanjutnya, Nabila akan melanjutkan penelitian dan presentasi.

]]>