Wisudawan Terbaik – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id Wed, 09 Oct 2024 07:48:10 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://ubharajaya.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-android-chrome-256x256-1-32x32.png Wisudawan Terbaik – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id 32 32 Kisah Inspiratif I Gusti Ayu, Ibu Rumah Tangga Lulus S1 Jadi Wisudawan Terbaik Fakultas Ilmu Pendidikan Ubhara Jaya https://ubharajaya.ac.id/kisah-inspiratif-i-gusti-ayu-ibu-rumah-tangga-lulus-s1-jadi-wisudawan-terbaik-fakultas-ilmu-pendidikan-ubhara-jaya/ Wed, 09 Oct 2024 07:48:10 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=13322 Bekasi – Kisah inspiratif kali datang dari I Gusti Ayu Jeni Aksari yang baru diwisuda pada Rabu (2/10/2024). Ibu rumah tangga dengan satu anak ini sukses menjadi wisudawan terbaik Fakultas Ilmu Pendidikan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98.

Statusnya sebagai istri dan ibu rumah tangga tak menyulutkan niatnya menempuh dunia pendidikan tinggi hingga meraih gelar Sarjana Pendidikan dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). I Gusti Ayu mengaku di balik setiap pencapaian besarnya, selalu ada alasan kuat yang mendorongnya yaitu sosok suami dan anaknya. 

Ia ingin membuktikan kepada suaminya yang telah berjuang mendukung pendidikannya, bahwa pengorbanan tersebut tidak sia-sia. Selain itu, ia juga ingin memberikan contoh nyata kepada anak perempuannya tentang arti kesungguhan dan kegigihan dalam belajar. 

“Saya ingin anak saya melihat bahwa ibunya tidak hanya belajar untuk mendapatkan nilai tinggi, tetapi juga menunjukkan bagaimana tekad dan ketekunan bisa membawa kita pada kesuksesan,” ujarnya.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Annisa, Alumni PKO Ubhara Jaya yang Sukses Berkarier di Dunia Senam

Dahulu, ia tidak pernah berani bermimpi bisa menjadi lulusan terbaik, apalagi setelah menikah dan memiliki anak. 

“Dulu saya pikir tidak mungkin seorang perempuan menikah dan punya anak bisa meraih prestasi seperti ini. Tapi ternyata, dengan tekad dan kerja keras, semuanya bisa dicapai,” katanya.

Pengalamannya ini mengubah pandangan bahwa perempuan, meski telah berumah tangga, tetap bisa berkontribusi dalam dunia akademik dan profesional. Menurutnya, pendidikan formal sangat penting bagi perempuan. I Gusti Ayu yakin bahwa perempuan yang berpendidikan tidak hanya akan mendidik anak-anaknya dengan baik, tetapi juga mampu berperan aktif dalam membangun bangsa.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Belinda, Mahasiswa Ubhara Jaya Lawan Kanker Selama Kuliah hingga Raih Gelar Sarjana

“Kecantikan bisa pudar, pasangan bisa pergi, tapi pendidikan akan tetap ada dan menjadi bekal hidup,” tegasnya.

Di akhir wawancaranya, I Gusti Ayu berpesan kepada adik-adik tingkatnya untuk tidak menyia-nyiakan masa muda dan mengutamakan pendidikan. Ia pun akan terus mengenang Ubhara Jaya dengan tiga kata yaitu Jaya, Unggul dan Berkarakter. 

Tim Media dan Publikasi

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

]]>
Cerita Wisudawan Terbaik Putri Ayuni Agustina, Lulus Ubhara Jaya Tanpa Skripsi https://ubharajaya.ac.id/cerita-wisudawan-terbaik-putri-ayuni-agustina-lulus-ubhara-jaya-tanpa-skripsi/ Tue, 11 Jun 2024 03:04:33 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=10510 Bekasi – Wisudawan terbaik Putri Ayuni Agustina dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) membagikan kisahnya lulus tanpa skripsi. Putri bahkan meraih Indek Prestasi Kumulatif (IPK)  3.94.

Gadis yang lahir di Ciamis, 31 Agustus 2002 ini mengatakan, dirinya aktif terlibat dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan rekognisi tugas akhir atau bebas skripsi. Dia pun lolos hingga Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) dengan menjadi salah satu finalis dan menyelesaikan studi selama 3,5 tahun dalam proyek pertamanya dengan menciptakan “Pojok Ekoliterasi” bersama timnya. 

Dalam materi tersebut, Putri dengan timnya menggunakan barang bekas seperti botol dan sampah untuk membuat bangku, meja, dan tempat baca di SDN Jaya VI.

Putri tidak hanya terlibat di satu projek. PKM lainnya, dia fokus pada riset dan pengembangan buku ramah cerna berbasis profil pelajar Pancasila yang disesuaikan dengan kategori anak usia sekolah dasar. 

Baca Juga: Tanoto Foundation Fellowship Program 2024 Dibuka, Kesempatan Terbuka Alumni Ubhara Jaya

Dalam buku tersebut, Putri banyak menonjolkan gambar dan warna dibandingkan kata-kata. Tujuannya agar pembelajaran lebih menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik anak SD. Ide ini dia jalankan di SDN Babelan Kota 09.

Wisudawan Terbaik Putri Ayuni Agustina, Lulus Ubhara Jaya Tanpa Skripsi (Foto: Dok Ubhara Jaya)

Ditanya soal keikutsertaannya dalam sejumlah program PKM, Putri mengatakan kegiatannya tersebut juga bisa meningkatkan kreativitasnya dalam membuat karya ilmiah yang komprehensif. 

“Ketertarikan untuk ikut PKM bebas skripsi ini sebenarnya lebih untuk menambah pengalaman sama mencoba hal baru. Kalau kita cuma ikut kegiatan akademik doang tuh nggak ada variasinya,” katanya dilansir dari Karya Pena Muda UBJ, Selasa (11/6/2024).

Baca Juga: Kisah Anugerah Nurul, Peraih Perak Karate SEA Games 2023 Yang Tak Lupakan Pendidikan

Para mahasiswa yang terlibat memungkinkan kolaborasi antar jurusan yang membuka peluang untuk memperkaya pengetahuan dalam pembuatan ide dan produk kreatif, serta melatih kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama dalam tim. 

“PKM membantu dalam mengeksplorasi kreativitas kita untuk terhubung dengan skripsi. Hasil riset dari PKM bisa menjadi landasan bagi skripsi, sesuai dengan latar belakang pendidikan kita,” ucapnya.

Tak hanya aktif di PKM, Putri juga pernah berkontribusi menulis di media online. Kini, Putri juga sudah aktif menjadi salah satu pengajar di salah satu sekolah.

]]>