Workshop – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id Tue, 20 Jan 2026 01:48:01 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://ubharajaya.ac.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-android-chrome-256x256-1-32x32.png Workshop – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id 32 32 Tingkatkan Publikasi Bereputasi Global, Fakultas Psikologi Ubhara Jaya Selenggarakan Workshop Peningkatan Kompetensi Dosen https://ubharajaya.ac.id/tingkatkan-publikasi-bereputasi-global-fakultas-psikologi-ubhara-jaya-selenggarakan-workshop-peningkatan-kompetensi-dosen/ Tue, 20 Jan 2026 01:47:00 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=17162 Bekasi – Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) memperingati Dies Natalis ke-19 yang bertepatan pada tanggal 19 Januari 2026, dengan menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kompetensi Dosen bertajuk “Achieving International Recognition: A Masterclass in Academic and Service Writing”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dosen dan sivitas akademika dalam menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional serta karya pengabdian kepada masyarakat yang berdampak luas.

Workshop tersebut menghadirkan narasumber internasional, Prof. Uichol Kim, Ph.D., Professor College of Business Administration, Inha University, Korea. Dalam pemaparannya, Prof. Kim membagikan wawasan dan pengalaman terkait strategi penulisan akademik, pengembangan kerangka teori dan konseptual, pemilihan jurnal bereputasi internasional, hingga upaya meningkatkan sitasi dan dampak publikasi di tingkat global.

Dekan Fakultas Psikologi Ubhara Jaya Ibu Dr. Wustari L. Mangundjaya, M.Org., Psy, S.E., Psikolog., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen fakultas dalam mendukung peningkatan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan publikasi ilmiah.

Workshop berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi dan diskusi. Para peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan seputar materi, mulai dari perumusan ide penelitian hingga strategi publikasi pada jurnal internasional bereputasi. Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya integrasi antara kegiatan penelitian, penulisan artikel ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai satu kesatuan yang saling mendukung.

Baca Juga: Bangga! Rektor dan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Raih Penghargaan The Most Innovative Achievement Award 2026

Melalui penyelenggaraan workshop ini, Fakultas Psikologi Ubhara Jaya menegaskan perannya dalam mendukung visi dan misi Ubhara Jaya sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan berorientasi global, serta berkomitmen menghasilkan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta kemajuan masyarakat.

Kontak Resmi:
Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas: +62 878-4162-4810

]]>
UBJ Dorong Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Workshop Perumusan Instrumen Evaluasi Pengukuran Pemenuhan Capaian Pembelajaran Lulusan https://ubharajaya.ac.id/ubj-dorong-peningkatan-kualitas-pembelajaran-melalui-workshop-perumusan-instrumen-evaluasi-pengukuran-pemenuhan-capaian-pembelajaran-lulusan/ Tue, 12 Aug 2025 15:25:03 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=16106 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) selenggarakan Workshop Perumusan Instrumen Evaluasi Pengukuran Pemenuhan Capaian Pembelajaran Lulusan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (12/08/2025) di Auditorium Grha Tanoto, Kampus II UBJ.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa), beserta jajaran rektorat, para Kepala Lembaga UBJ, para Kepala Biro UBJ, Dekan dan jajaran Dekanat serta Kaprodi dan Sesprodi dari 7 Fakultas di UBJ, dan para dosen koordinator mata kuliah. Turut hadir juga Guru Besar Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Illah Sailah, M.S, sebagai narasumber utama dan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBJ, Prof. Dr. Tri Widyastuti, S.E., Ak., M.M, sebagai moderator.

Baca Juga: UBJ Gelar Workshop Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi Berbasis OBE

Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa), dalam sambutannya berharap agar kegiatan ini menjadi forum diskusi. 

Workshop ini selain menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan, namun juga merupakan keberlanjutan pengayaan bagi seluruh pendidik dalam menyempurnakan metode evaluasi capaian pembelajaran. Melalui perumusan instrumen yang tepat, kita tidak hanya memastikan relevansi kompetensi lulusan dengan standar Outcome-Based Education (OBE), tetapi juga berperan dalam mengurangi dan mengetahui hambatan kelulusan mahasiswa secara lebih akurat. Dengan demikian, langkah perbaikan dapat segera dilakukan, sehingga proses pendidikan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Kegiatan ini diharapkan menjadi forum yang produktif untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan gagasan, sehingga menghasilkan instrumen evaluasi yang berkualitas dan dapat diimplementasikan dengan baik di seluruh program studi,” ucapnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat oleh Rektor UBJ kepada narasumber utama, Prof. Dr. Ir. Illah Sailah, M.S.

Masuk ke inti acara, pada sesi pertama ini Prof. Illah memberikan pengenalan tentang konsep kurikulum berbasis OBE dengan berdiskusi oleh para peserta yang dimoderatori oleh Prof. Tri. Berdasarkan Permendikbud Nomor 53, perguruan tinggi diwajibkan menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang berfokus pada capaian atau luaran hasil pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan berkelanjutan dari program studi, fakultas, hingga tingkat universitas dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum pembelajaran agar selaras dengan prinsip OBE.

Pada sesi berikutnya, Prof. Illah membahas enam metode pembelajaran yang dapat diterapkan dosen Ubhara Jaya untuk meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar. Metode Simulasi Kasus berfokus pada analisis situasi nyata untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan pengambilan keputusan. Problem-Based Learning menekankan pemecahan masalah terbuka dengan pembelajaran yang diarahkan sendiri, berbeda dari studi kasus yang lebih terstruktur. Cooperative Learning mendorong kerja kelompok dengan pembagian peran jelas, sedangkan Collaborative Learning menekankan konstruksi pengetahuan bersama dengan peran yang fleksibel. Discovery Learning mengajak mahasiswa menemukan konsep melalui eksplorasi dan eksperimen, sementara Project-Based Learning melibatkan proyek nyata jangka panjang untuk mengasah keterampilan dan menghasilkan produk konkret. Paparan ini juga menampilkan tabel perbandingan yang merangkum ciri khas, peran dosen, dan hasil atau aktivitas mahasiswa dari tiap metode.

Selanjutnya, Prof. Illah membahas mata kuliah Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) yang berfokus pada dua aspek utama: pengembangan diri (soft skills) dan pengembangan SDM sebagai calon pemimpin agroindustri. Pengembangan diri menekankan keterampilan 4CL (communication skills, collaboration skills, critical thinking for complex problem solving skills, creativity skills, leadership skills). Sebagai latihan, para dosen peserta diminta membuat sub-CPMK untuk salah satu CPMK yang dipilih kelompok, dengan mempertimbangkan keterbatasan mata kuliah 2 SKS tanpa praktikum.

Baca Juga: UBJ Selenggarakan Workshop Rutin Dosen Tetap, Optimalisasi Peran Dosen dalam Melaksanakan Tugas Pokok sebagai Dosen Tetap Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Workshop kemudian berlanjut dengan pengukuran dan evaluasi capaian pembelajaran, yang dilengkapi dengan latihan penyusunan rubrik serta instrumen asesmen, guna memberikan pemahaman praktis kepada para peserta dalam mengukur dan menilai pencapaian pembelajaran secara efektif.

Sebagai penutup rangkaian workshop, sesi Rencana Tindak Lanjut (RPS Berbasis OBE) menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan penerapan kurikulum berbasis OBE di lingkungan UBJ. Pada sesi ini, peserta diajak melakukan refleksi atas materi dan praktik yang telah dilaksanakan sebelumnya, dilanjutkan dengan diskusi interaktif untuk mengidentifikasi tantangan serta peluang perbaikan dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang selaras dengan prinsip OBE. Sesi ini juga mencakup evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas pelaksanaan workshop, sehingga hasilnya dapat menjadi acuan strategis bagi program studi, fakultas, dan universitas dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pencapaian capaian pembelajaran lulusan secara berkelanjutan.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas UBJ: +62 878-4162-4810

]]>
UBJ Gelar Workshop Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi Berbasis OBE https://ubharajaya.ac.id/ubj-gelar-workshop-penyusunan-kurikulum-pendidikan-tinggi-berbasis-obe/ Mon, 21 Jul 2025 12:37:59 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=15920 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) menyelenggarakan kegiatan Workshop Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi Berbasis Outcome Based Education (OBE) bagi seluruh program studi di lingkungan UBJ. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (21/07/2025) bertempat di Auditorium UBJ, Grha Tanoto, Kampus II Bekasi.

Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim. (Honoris Causa), beserta jajaran rektorat, dan Dekanat beserta Kepala Program Studi dan Sekertaris Program Studi dari 7 Fakultas yang ada di UBJ.

Baca Juga: UBJ Selenggarakan Workshop Rutin Dosen Tetap, Optimalisasi Peran Dosen dalam Melaksanakan Tugas Pokok sebagai Dosen Tetap Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim. (Honoris Causa) dalam sambutannya mengatakan, bahwa UBJ terus berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu akademik dan tata kelola program studi dengan kurikulum pendidikan tinggi berbasis OBE.

“Kurikulum pendidikan tinggi berbasis Outcome Based Education (OBE), sebagai salah satu pendekatan yang menekankan pada capaian pembelajaran, kompetensi lulusan, dan relevansi dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja. Sebagai institusi pendidikan tinggi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya memiliki komitmen untuk terus meningkatkan mutu akademik dan tata kelola program studi. Oleh karena itu, penyusunan dan peninjauan kurikulum berbasis OBE menjadi agenda strategis yang sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam rangka transformasi pendidikan tinggi,” ucapnya.

Prof. Bambang juga menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan untuk membekali para tim yang bertugas untuk menyesuaikan kurikulum di lingkungan UBJ.

“Kegiatan workshop ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada para pimpinan fakultas dan program studi dalam melakukan penyesuaian kurikulum sesuai dengan permendikbudristek no. 53 tahun 2023, sehingga memiliki pemahaman yang sama tentang kurikulum OBE. Lalu kegiatan ini juga bertujuan untuk membekali para tim penyesuaian kurikulum prodi dalam menyusun capaian pembelajaran lulusan rencana pembelajaran semester berbasis OBE,” jelasnya.

Acara berlanjut dengan penyerahan plakat dan cenderamata oleh Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim. (Honoris Causa) kepada narasumber kegiatan, Dr. Magdalena Surjaningsih Halim, Psikolog, dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.

Selanjutnya, Dr. Magdalena Surjaningsih Halim, Psikolog, menyampaikan paparan materinya yang pertama tentang “Kurikulum Pendidikan Tinggi dengan Pendekatan Outcome Based Education (OBE) Berdasarkan Permendikbudristek no. 53 Tahun 2023.” Paparan ini membahas tentang pengembangan kurikulum pendidikan tinggi berbasis Outcome Based Education (OBE) yang menekankan pada relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri (DUDI), serta mendorong transformasi pendidikan tinggi menuju Kampus Berdampak melalui program Merdeka Belajar. Workshop ini menguraikan prinsip, tahapan, dan landasan filosofis kurikulum, termasuk penyusunan dokumen kurikulum, RPS, serta evaluasi berbasis capaian pembelajaran (CPL). Selain itu, dibahas juga struktur kurikulum, profil lulusan, serta integrasi teknologi dan literasi abad ke-21 dalam proses pembelajaran. Pendekatan OBE diterapkan secara menyeluruh dari level institusi hingga mata kuliah, dengan penekanan pada penilaian yang valid, akuntabel, dan mendorong pembelajaran aktif. Kurikulum dirancang melalui siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) dan melibatkan pemangku kepentingan internal maupun eksternal, serta menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar lulusan memiliki daya saing global, kompetensi profesional, dan sikap pembelajar sepanjang hayat. Paparan tersebut dilanjut dengan sesi tanya jawab oleh para peserta workshop yang dipandu oleh Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Prof. Dr. Tri Widyastuti, S.E., Ak., M.M, yang bertugas sebagai Moderator I.

Berikutnya, Dr. Magdalena memaparkan dua pembahasan dalam materi kedua. Pembahasan pertama tentang “Tahapan Perancangan Dokumen Kurikulum dan Perancangan Pembelajaran.” Tahapan perancangan kurikulum dalam pendekatan Outcome Based Education (OBE) dimulai dari penetapan tujuan program studi (Program Educational Objectives/PEO), profil lulusan, serta capaian pembelajaran lulusan (CPL/PLO). Proses ini dilanjutkan dengan penjabaran bahan kajian, penyusunan mata kuliah, hingga perumusan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) dan sub-CPMK. Perencanaan pembelajaran dilakukan melalui penyusunan RPS (Rencana Pembelajaran Semester), yang meliputi materi pembelajaran, metode, dan evaluasi yang mendukung pencapaian CPL. Seluruh tahapan dirancang secara sistematis dengan melibatkan pemangku kepentingan seperti asosiasi profesi, pengguna lulusan, dan tim dosen, serta disesuaikan dengan perkembangan IPTEK dan kebutuhan abad ke-21, seperti literasi data, teknologi, dan humaniora. Desain pembelajaran juga mengadopsi paradigma student-centered learning (SCL), pembelajaran kolaboratif, dan penggunaan teknologi dalam blended learning.

Pembahasan kedua, Dr. Magdalena membahas tentang “Penilaian dan Evaluasi Pembelajaran.” Penilaian dan evaluasi pembelajaran dalam pendekatan OBE bertujuan untuk memastikan ketercapaian capaian pembelajaran mahasiswa secara menyeluruh dan berkelanjutan. Evaluasi dilakukan melalui berbagai teknik dan instrumen, seperti observasi, partisipasi, unjuk kerja, tes tertulis/lisan, angket, dan portofolio. Penilaian ini harus memenuhi prinsip validitas, reliabilitas, transparansi, objektivitas, keadilan, dan sifat edukatif. Instrumen penilaian yang digunakan antara lain rubrik holistik, rubrik analitik, rubrik skala persepsi, serta dokumen portofolio untuk menilai keterampilan dan sikap mahasiswa. Prosedur penilaian harus terstruktur, mengacu pada indikator dan kriteria yang jelas, serta disesuaikan dengan karakteristik capaian pembelajaran yang diukur. Penilaian tidak hanya menjadi alat ukur hasil belajar, tetapi juga sebagai umpan balik untuk perbaikan pembelajaran dan pengembangan kurikulum ke depan. Sebagai penutup kegiatan, sesi diskusi dan tanya jawab kembali dilaksanakan dengan dipandu oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. Istianingsih, S.E., M.S.Ak, yang bertugas sebagai Moderator II.

Baca Juga: Workshop Penulisan Buku Ajar Untuk Peningkatan Potensi Dosen

Melalui workshop ini, diharapkan seluruh civitas akademika UBJ, khususnya para pengelola program studi, memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai penyusunan kurikulum berbasis OBE sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi dan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja global.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas UBJ: +62 878-4162-4810

]]>
UBJ Selenggarakan Workshop Rutin Dosen Tetap, Optimalisasi Peran Dosen dalam Melaksanakan Tugas Pokok sebagai Dosen Tetap Universitas Bhayangkara Jakarta Raya https://ubharajaya.ac.id/ubj-selenggarakan-workshop-rutin-dosen-tetap-optimalisasi-peran-dosen-dalam-melaksanakan-tugas-pokok-sebagai-dosen-tetap-universitas-bhayangkara-jakarta-raya/ Thu, 03 Jul 2025 14:00:23 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=15809 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) gelar acara Workshop rutin untuk semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025 pada Kamis (03/07/2025). Workshop kali ini mengusung tema “Optimalisasi Peran Dosen dalam Melaksanakan Tugas Pokok sebagai Dosen Tetap Universitas Bhayangkara Jakarta Raya,” yang diselenggarakan di Auditorium Grha Tanoto, Kampus II Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

Baca Juga: Workshop Penulisan Buku Ajar Untuk Peningkatan Potensi Dosen

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ), Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa), Wakil Rektor I Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Prof. Dr. Istianingsih, S.E., M.S.Ak, Wakil Rektor II, Dra. Agnes Supraptiningsih, M.M, Wakil Rektor III Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Dr. Zahara Tussoleha Rony, S.Pd., M.M, para Guru Besar, dan seluruh dosen tetap dari 7 fakultas di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

Acara dibuka dengan sambutan dari Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ), Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim., (Honoris Causa). Dalam sambutannya, Prof. Bambang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen untuk evaluasi dan pengembangan akademik UBJ.

Workshop ini merupakan komitmen kita sebagai tenaga pendidik untuk melakukan evaluasi dan pengembangan kualitas akademik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Jadi, kegiatan ini kita lakukan secara rutin di awal dan menjelang akhir semester juga sebagai pengingat jati diri kita sebagai pendidik,” ucap Prof. Bambang.

Wakil Rektor I Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Prof. Dr. Istianingsih, S.E., M.S.Ak, menyampaikan paparannya yang berjudul “Tugas pokok dan Fungsi Dosen Tetap dalam Tri Dharma dan Beban Kerja.” Dalam paparannya, Prof. Istianingsih menegaskan bahwa dosen tetap bukan hanya pelaksana tugas administratif, tetapi merupakan ujung tombak peningkatan mutu pendidikan dan reputasi institusi. Kinerja dosen harus terukur, nyata, terdokumentasi, dan terintegrasi dalam sistem penjaminan mutu. Oleh karena itu, seluruh dosen diharapkan menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara optimal, tidak hanya demi hak tunjangan, tetapi sebagai bentuk komitmen akademik dalam membangun masa depan mahasiswa dan menjaga marwah Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

Berikutnya, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Dra. Truly Wangsalegawa, M.A., M.Ed., Ph.D, memaparkan materi berjudul “Tugas Pembimbing Tugas Akhir dan Ketentuan yang Harus Dipenuhi.” Materi paparan tersebut membahas tentang ketentuan dan tugas dosen pembimbing tugas akhir berdasarkan regulasi nasional dan kebijakan internal Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ). Dosen pembimbing harus memiliki kualifikasi akademik minimal S-2 untuk S1, S-3 untuk S2 dan S3, serta jabatan akademik sesuai jenjangnya. Setiap mahasiswa dibimbing oleh dua dosen: Pembimbing I fokus pada substansi isi, sedangkan Pembimbing II pada aspek metodologis dan teknis penulisan. Batas waktu bimbingan adalah maksimal satu tahun untuk skripsi dan tesis, serta dua tahun untuk disertasi, dengan jumlah minimal bimbingan yang telah ditentukan. Bimbingan wajib mengikuti Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), dan dokumentasi bimbingan dilakukan melalui kartu bimbingan resmi.

Selanjutnya, Kepala Biro Administrasi Akademik, M. Fadhli Nursal, S.E., M.M, menyampaikan paparan materinya yang berjudul “Peran dan Tanggung Jawab sebagai Dosen Pembimbing Akademik.” Paparan materi tersebut menjelaskan tentang peran dan tanggung jawab Dosen Pembimbing Akademik (PA) di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) berdasarkan Keputusan Rektor Nomor KEP/019/VI/2023/UBJ. Tujuan pembimbingan akademik adalah untuk mengarahkan proses pembelajaran mahasiswa agar lebih terstruktur, mendukung pencapaian visi-misi program studi, dan membantu mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu. Dosen PA bertugas melakukan bimbingan KRS, memberikan informasi akademik, memantau kemajuan studi, serta membimbing mahasiswa sejak awal hingga akhir masa studi. Dosen PA wajib melaksanakan bimbingan minimal tiga kali setiap semester, khususnya sebelum pengisian KRS, UTS, dan UAS, serta memastikan mahasiswa memenuhi persyaratan administrasi dan akademik. Dosen PA harus merupakan dosen tetap program studi yang memiliki NUPTK, ditunjuk oleh Kaprodi dan disahkan oleh Dekan melalui surat tugas. Mereka membimbing maksimal 40 mahasiswa, memahami peraturan akademik, kurikulum, dan kode etik, serta aktif dalam pelatihan.

Baca Juga: Workshop Penulisan Proposal Penelitian & Pengabdian Masyarakat Untuk Mendapatkan Dana Hibah Bersaing Dari Ristek Dikti

Setelah itu, Direktur Pengembang Teknologi Informasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Yusac Firmansyah, S.I.Pust, menyampaikan paparan materinya yang berjudul “Optimalisasi Pemanfaatan Sistem Informasi Akademik dalam Mendukung Kinerja Dosen.” Paparan tersebut menjelaskan tentang penggunaan fitur Sistem Informasi Akademik (SIA) dalam pembimbingan akademik dan tugas akhir, pengelolaan perkuliahan (absensi, input nilai, reporting), serta fitur-fitur baru yang mendukung kebijakan akademik. Dosen wajib memverifikasi dan merevisi KRS mahasiswa bimbingan, mengakses informasi KHS, transkrip, dan status mahasiswa, serta mencatat kegiatan bimbingan tugas akhir secara digital. SIA juga menyediakan fitur untuk merekam seluruh riwayat bimbingan serta menghasilkan kartu dan rekap bimbingan skripsi. Dalam proses perkuliahan, dosen diwajibkan melakukan absensi mandiri menggunakan fitur presensi berbasis lokasi di SIA dan menutup kelas setelah perkuliahan berakhir. Bila terjadi gangguan sistem, absensi tetap dilakukan dan akan tercatat secara otomatis. Selain itu, tersedia fitur Instant Meeting dan E-Learning yang terintegrasi untuk memfasilitasi pembelajaran daring. Untuk input nilai, dosen diminta melakukan secara bertahap, mencetak dan memeriksa nilai sebelum disubmit agar akurat dan terdokumentasi dalam basis data MongoDB.

Setelah sesi paparan materi oleh para pemateri, kegiatan dilanjut dengan diskusi interaktif dan studi kasus oleh para dosen tetap UBJ dengan para pemateri. Sesi ini dipandu oleh Kepala Biro Humas Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Dr. Dina Kristina, M.Si, yang bertugas sebagai moderator.

Acara Workshop Dosen Tetap Semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025 ini diakhiri dengan Penandatanganan Komitmen Pelaksanaan Tugas oleh para dosen tetap UBJ.

Tim Media dan Publikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Call Center Humas UBJ: +62 878-4162-4810

]]>
Ubhara Jaya Gelar Workshop Hadapi Dunia Kerja, Bedah CV Fresh Graduate Agar Dilirik Perusahaan https://ubharajaya.ac.id/ubhara-jaya-gelar-workshop-hadapi-dunia-kerja-bedah-cv-fresh-graduate-agar-dilirik-perusahaan/ Sat, 11 May 2024 10:14:12 +0000 https://ubharajaya.ac.id/?p=10237 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menggelar seminar dan pelatihan menghadapi dinamika dunia kerja, Sabtu (11/5/2024). Workshop yang digelar di Auditorium Kampus II, Bekasi ini dihadiri para mahasiswa yang antusias menyiapkan diri terjun ke dunia kerja.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor III Dr. Zahara Tussoleha Rony, S,Pd, M.M. Selanjutnya, kegiatan dimoderatori Kepala Biro Kemahasiswaan dan Bimbingan Konseling Ubhara Jaya, Mira Sekar Arumi, S.Psi., M.Psi, Psikolog. Workshop dengan tema “Empowering Your Connection With Career Pathways” pun ini menghadirkan pembicara Febi Sri Ekawati, M.Psi, Psikolog yang merupakan rekrutmen profesional dan Konsultan SDM. 

Dalam kegiatan ini tidak hanya membahas dinamika mencari pekerjaan tetapi juga soal cara menghadapi interview hingga tips dan trik menulis curriculum vitae (CV) dan cover letter yang baik. Psikolog yang sudah memiliki pengalaman belasan tahun di dunia rekrutmen ini menjelaskan pentingnya pengelolaan CV calon pekerja. Febi menuturkan jika CV menjadi salah satu usaha calon pekerja agar mendapat kesempatan ke tahap rekrutmen selanjutnya. 

“CV itu untuk mendapatkan kesempatan wawancara di perusahaan,” katanya, Sabtu (11/5/2024).

Baca Juga: Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Luluskan 876 Wisudawan, Hadirkan Lulusan Berkarakter Dengan Semangat Bela Negara

Adapun materi yang ada dalam CV yakni, profil, nomor kontak, email, pendidikan terakhir, pengalaman kerja, kemampuan bahasa dan pendidikan terakhir. Namun, Febi juga mengingatkan jika semua materi dalam CV tersebut harus detail dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Wakil Rektor III Dr. Zahara Tussoleha Rony, S,Pd, M.M (paling kiri) dengan pembicara Febi Sri Ekawati, M.Psi, Psikolog (tengah) dan Kepala Biro Kemahasiswaan dan Bimbingan Konseling Ubhara Jaya, Mira Sekar Arumi, S.Psi., M.Psi, Psikolog (paling kanan) (Foto: Dok Ubhara Jaya)

Dalam workshop tersebut juga dibedah sejumlah CV dari mahasiswa. Salah satu yang dibahas milik mahasiswa bernama Sania Christine. Dalam CV Sania, Febi memberikan masukkan soal kurang detail dalam profil yang lebih banyak mencantumkan soal latar belakang soal pribadinya. 

Pemateri menjelaskan, jika kolom profil lebih baik diisi dengan latar belakang pendidikan hingga pengalaman pekerjaan atau organisasi. Bagi fresh graduate, wajib dicantumkan lulusan mereka dari fakultas mana dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pada kolom profil juga dianjurkan paling banyak mengandung tiga kalimat.

“Kalau mau mencantumkan fresh graduate disebutkan jurusannya apa. Misalnya psikologi, cantumkan fresh graduate-nya dari apa. Bahwa apa yang disampaikan di profil itu lebih harus dijelaskan,” ucap Febi saat mengupas salah satu CV mahasiswa.

Baca juga: S2 Prodi Manajemen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Raih Akreditasi Unggul

Kemudian, Febi juga mengingatkan pentingnya memasukkan jobdesk di setiap pengalaman kerja atau organisasi. Informasi ini penting agar pencari kerja mengetahui jobdesk pelamar di kantor sebelumnya. Namun, bagi calon pekerja yang belum memiliki pengalaman pekerjaan diharap bisa memasukkan pengalaman organisasi.

Pembicara juga menggaris bawahi agar bahasa dalam CV harus konsisten. Jika ingin menggunakan bahasa Indonesia, maka semua kolom pakai bahasa Indonesia. Jika menggunakan bahasa Inggris maka harus memakai bahasa Inggris. Tak kalah penting, Febi juga mengingatkan agar tidak ada kesalahan dalam penulisan.

“Konsistensi bahasa. Kalau menggunakan bahasa Inggris gunakan bahasa Inggris, kalau pakai bahasa Indonesia pakai bahasa yang baik dan benar,” katanya.

Jika ingin memasukkan kemampuan bahasa Inggris, maka diharapkan mencantumkan levelnya. Dalam workshop juga ditampilkan simulasi interview. Dengan kegiatan tersebut mahasiswa bisa melihat langsung tentang proses interview antara calon pekerja dengan HRD perusahaan.

]]>
Fokus Pada Pengembangan Kualitas Dosen, Ubhara Jaya Gelar Sosialiasi Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER) https://ubharajaya.ac.id/fokus-pada-pengembangan-kualitas-dosen-ubhara-jaya-gelar-sosialiasi-sistem-informasi-sumberdaya-terintegrasi-sister/ Fri, 25 May 2018 10:34:59 +0000 http://ubharajaya.ac.id/?p=1791 Bekasi – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) mengadakan sosialisasi serta simulasi pengisian Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER) yang bertempat di Auditorium Grha Tanoto, Kampus II Bekasi, Kamis, 3 Mei 2018. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen tetap di lingkungan Ubhara Jaya. Acara ini dipandu oleh Direktur Pengembangan Teknologi Informasi Ubhara Jaya, Ir.Turino Yulianto, M.Si dan Tim Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER) yang langsung dilakukan simulasi kepada seluruh dosen dari semua fakultas.

Rektor Ubhara Jaya, Inspektur Jenderal Polisi (P) Dr (c) Drs. H. Bambang Karsono, SH., MM dalam sambutannya menyatakan, penyelenggaraan workshop dan bimbingan teknis SISTER diselenggarakan sebagai wujud partisipasi dan komitmen institusi kepada kebijakan pemerintah terutama Kemenristek Dikti yang mencanangkan SISTER . SISTER direncanakan mengakomodasi berbagai aktivitas kinerja yang memungkinkan setiap layanan saling terhubung satu sama lain, sehingga mempermudah perencanaan pengembangan kompetensi dan karir dosen.

Setiap dosen memiliki berbagai informasi terkait dengan aktivitas Tridarma perguruan tinggi, mulai dari latar belakang pendidikan, aktivitas pengajaran, aktivitas penelitian, aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan aktivitas penunjang lainnya. Data-data tersebut diharapkan diunggah ke SISTER Ubhara Jaya sebagai data diri dosen.

Menurut Rektor, SISTER bermanfaat untuk proses-proses pengembangan karir dosen seperti proses penilaian angka kredit, sertifikasi dosen dan proses lainnya. Pada akhirnya diharapkan pendokumentasikan aktivitas Tridarma dan peningkatan karir dosen dapat berjalan lebih mudah, lebih efisien dan lebih memberikan kepastian informasi. Rektor berharap, Setiap dosen bertanggungjawab atas data-data Tridarmanya masing-masing dengan melakukan pengisian SISTER sesegera mungkin.

Syarat untuk dosen yang dapat memanfaatkan SISTER adalah harus memenuhi persyaratan yaitu tercatat sebagai dosen tetap, memiliki NIDN/NIDK/NUP, dan memiliki akun SISTER yang telah disiapkan aksesnya oleh Ubhara Jaya.

Tim Media Ubhara Jaya

]]>
Workshop Penulisan Buku Ajar Untuk Peningkatan Potensi Dosen https://ubharajaya.ac.id/workshop-penulisan-buku-ajar-untuk-peningkatan-potensi-dosen/ Thu, 05 Apr 2018 07:16:41 +0000 http://ubharajaya.ac.id/?p=1755 Bekasi – Dalam rangka meningkatkan motivasi dan kemampuan para dosen dalam menulis buku ajar,Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi (LPPMP) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) menyelenggarakan Workshop Penulisan Naskah Bahan Ajar. Kegiatan dengan tujuan meningkatkan potensi dosen tersebut berlangsung pada hariKamis, 22 Maret 2018 di Auditorium Kampus II Bekasi. Sejumlah jajaran fakultas dan dosen perwakilan dari setiap fakultas mengikuti workshop yang merupakan merupakan salah satuwujud kerjasama UBJ dengan Penerbit Graha Ilmu. Hadir sebagai pembicara Direktur Penerbitan Graha Ilmu DrsJozep Edyanto, SE.

Kegiatan dibuka oleh sambutanketua LPPMP Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Dr. Irma Setyawati, SE, M.M yang mewakili Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Irjen. Pol. (Purn) Drs. H. Bambang Karsono, SH.,MM. Dalam sambutannya, Beliau memotivasi para dosen agar lebih produktif dalam membuat publikasi ilmiah salah satunya buku ajar.

Merujuk pada Undang undang No 14 tahun 2015 tentang Guru dan Dosen terutama merujuk pada pasal 60 dinyatakan bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, dosen berkewajiban melakukan publikasi ilmiah sebagai salah satu sumber belajar.

“Publikasi ilmiah berperan penting  dan menjadi salah satu indikator kemajuan bagi bangsa dan negara. Untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah, perguruan tinggi mewajibkan  calon lulusan  S-1, S-2 dan S-3 di Indonesia memublikasikan karya ilmiahnya. Publikasi ilmiah dapat berupa jurnal nasional atau internasional, prosiding, buku ajar, buku refrensi dan monograf serta poster” ujarnya.

Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan acara inti yaitu workshop dengan pembicara DrsJozep Edyanto, SE.Sebelum materi, beliaumemberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya workshop yang merupakan langkah akselerasi dan empowering yang tepat.  Drs.Josep dalam paparannya, banyak memberikan motivasi, teori dan strategi menulis buku, sharing pengalaman dan kerjasama dengan penerbit.Dalam kesempatan kali ini, peserta mengambil giliran dalam berdiskusi dan mengkonsultasikan rencana naskah bahan ajar mereka.

Peserta  mengatakan kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi para dosen karena dapat membantu mereka dalam menyusun buku bahan ajar dengan sangat baik seperti yang diharapkan UBJ. Setelah ini, diharapkan dosen lebih bersemangat lagi dalam menulis dan mempublikasikan hasil penelitiannya sehingga ke depan buku-buku dosen UBJ menjadi kebanggaan tidak hanya untuk dari lembaga tapi juga untuk bangsa Indonesia.

]]>
Workshop Penulisan Proposal Penelitian & Pengabdian Masyarakat Untuk Mendapatkan Dana Hibah Bersaing Dari Ristek Dikti https://ubharajaya.ac.id/workshop-penulisan-proposal-penelitian-pengabdian-masyarakat-untuk-mendapatkan-dana-hibah-bersaing-dari-ristek-dikti/ Wed, 16 Mar 2016 08:40:16 +0000 http://ubharajaya.ac.id/?p=695 Bekasi – Dalam meningkatkan kualitas dan melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya menyelenggarakan workshop bertema “penulisan proposal guna penelitian & pengabdian masyarakat untuk mendapatkan dana hibah bersaing dari Ristek Dikti”, Acara yang digelar Selasa (15/03/2016) bertempat di kampus II Bekasi dibuka oleh Rektor UBJ, Irjen Pol (Purn) Drs. Bambang Karsono, SH, MM. Dalam sambutanya beliau menekankan bahwasanya dosen tetap perlu belajar dan memahami penelitian dan pengabdian masyarakat sebab PTS/PTN sama-sama melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi, antara lain: pendidikan/pengajaran, penulisan penelitian dan pengabdian masyarakat, oleh karena itu UBJ mengadakan workshop tentang penulisan proposal penelitian dan pengabdian masyarakat ini.

Berikutnya, disampaikan oleh Prof. Dr. Ernawati Sinaga, MS, Apt “semua kegiatan di PTS harus dengan mencari dana sendiri dan dana hibah”. Sumber dana hibah perguruan tinggi sendiri antara lain: dari Kemenristek Dikti, LPDP, Kemenkeu, Kemetrian lain, LPNK, Perguruan tinggi mitra dalam & luar negeri, Lembaga nirlaba (nasional, internal) dan Perusahaan (CSR). Selain itu, juga dibahas tentang strategi meningkatkan daya saing dalam penelitian dan pengabdian masyarakat, antara lain: menyiapkan dan memperbaiki tata aturan, menyiapkan dan memelihara iklim yang kondusif dan meningkatkan kompetensi serta meningkatkan kerja sama dan hibah.

DR. Ir. Jonbi, MT, MM, MSi sebagai pembicara terakhir menjelaskan tentang kiat mendapatkan dana penelitian riset dikti serta tahapan kegiatan penelitian. Secara umum, tahapan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang disetujui untuk didanai meliputi: pengusulan, seleksi, pelaksanaan dan pelaporan. Selanjutnya, guna menjalankan strategi  dalam peningkatan daya saing dalam penelitian dan pengabdian masyarakat, perlu dibuat kebijakan dan tata aturan tersebut, antara lain: kebijakan pembinaan penelitian dan pengabdian masyarakat, rencana induk peneltian perguruan tinggi, rencana strategis (Renstra)  penelitian, panduan penyelenggaraan penelitian dan pengabdian masyarakat serta standar penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai SOP baku.

]]>